REPUBLIKA.CO.ID, ACEH — Konsorsium organisasi aktivisme kemerdekaan Palestina di Indonesia, Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) berkomitmen untuk membantu pemulihan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Aceh. GPCI mendatangi Kabupaten Aceh Tamiang sebagai wilayah pertama yang akan menjadi titik perbantuan pembangunan kembali pascabencana.
GPCI, gabungan 30 organisasi independen itu akan memfasilitasi pembangunan kembali rumah-rumah warga, dan sarana ibadah, juga prasarana umum yang rusak parah akibat bencana akhir 2025 lalu. “Global Peace Convoy Indonesia menyampaikan rencana besar pembangunan ‘Kampung GPCI’ itu langsung kepada Wakil Bupati Aceh Tamiang Bapak Ismail,” kata Koordinator Dewan Pengarah GPCI Maimon Herawati melalui siaran pers yang diterima Republika, di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Pertemuan perwakilan 30 organisasi dalam IGPC dengan Wakil Bupati Aceh Tamiang Ismail sudah dilakukan pada Rabu (15/1/2026). Dan dikatakan, pemerintahan kabupaten setempat menyambut baik masuknya GPCI dalam program independen untuk rehabilitasi perkampungan warga korban bencana itu.
“Dalam pertemuan itu, program Kampung GPCI tersebut mencakup pembangunan rumah warga, fasilitas sehari-hari seperti kamar mandi umum, sarana ibadah, hingga penguatan akses logistik dari desa ke desa yang terisolasi,” kata Maimon.
Dia mengatakan, selain itu GPCI juga akan menyumbangkan sedikitnya enam perahu di enam wilayah desa terisolasi untuk dijadikan sarana mobilitas kebutuhan pokok bagi warga. “Program bantuan enam perahu tersebut, kami sebagai sebagai program Flotilla Aceh,” ujar Maimon.
Adapun program sosial lainnya, kata Maimon yang menyangkut kegiatan sosial menjelang Bulan Ramadhan 2026. Kata Maimon, selama ini masyarakat di Aceh Tamiang punya tradisi penyambutan Bulan Suci Ramadhan dengan kegiatan Megang, yaitu kegiatan sosial berupa kurban hewan untuk dibagi-bagikan kepada masyarakat.
Kegiatan Megang tersebut dirasa sulit digelar oleh masyarakat korban bencana di Aceh Tamiang sekarang ini. Karena itu, GPCI komitmen untuk menyumbangkan sedikitnya 50 ekor sapi untuk kegiatan sosial menyambut Ramadhan tahun ini.
“Program tersebut dengan penyaluran 50 ekor sapi untuk masyarakat yang melakukan tradisi Megang,” ujar Maimon.
GPCI merupakan gabungan dari sedikitnya 30 organisasi kemanusian di Indonesia yang selama ini menjadi basis aktivisme dan kampanye kemerdekaan Palestina di Indonesia. GPCI pada 2025 merupakan wadah utama para aktivis dan relawan proPalestina di Indonesia dalam mengikuti kegiatan Global Sumud Flotilla (GSF) menembus blokade Zionis Israel terhadap masyarakat Palestina di Gaza.
Beberapa organisasi yang tergabung dalam GPCI, seperti Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, Adara Relief International, International Networking for Humanitarian, Smart 171, dan banyak lainnya. Maimon menyampaikan program GPCI di Aceh Tamiang kali ini bukan cuma sebagai respons tanggung jawab sosial bersama untuk membantu masyarakat korban bencana di Aceh, melainkan juga sebagai jalan awal persiapan GPCI untuk kembali bergabung dalam misi pelayaran akbar menebus blokade Gaza dalam GSF 2.0 pada pertengahan 2026 mendatang.
Dalam kegiatan GSF jilid dua musim semi tahun ini, sedikitnya 5.000 partisipan aktivis dan relawan kemanusiaan dari seluruh dunia akan kembali ambil bagian untuk mengarungi Laut Mediterania dengan membawa bantuan-bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Palestina di Jaluar Gaza yang masih menjadi korban penjajahan dan genosida Zionis Israel. Dalam misi tersebut, ditargetkan 200 kapal kemanusiaan dari seluruh dunia, termasuk dari Indonesia merencanakan untuk melakukan rekonstruksi Jalur Gaza yang luluh lantak akibat penjajahan Zionis Isreal.
“Rangkaian kegiatan ini menjadi rangkaian persiapan GPCI dalam misi kemanusiaan Global Flotilla 2.0 yang akan dilakukan di musim semi pertengahan tahun 2026 nanti. Ini juga sekaligus menegaskan komitmen organisasi tersebut untuk membersamai korban bencana bangkit dan pulih, sebelum melangkah ke agenda rekonstruksi internasional, termasuk di Gaza,” ujar Maimon.

8 hours ago
7






































