Cerita Keterlibatan Sir Alex Ferguson dalam Pemilihan Michael Carrick Sebagai Manajer Interim United

7 hours ago 18
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Keputusan Manchester United menunjuk Michael Carrick sebagai pelatih kepala sementara hingga akhir musim memiliki cerita tersendiri dalam prosesnya. Keputusan itu mengandung rangkaian pertimbangan strategis yang melibatkan struktur manajemen baru klub, evaluasi mendalam atas performa sebelumnya, serta kebutuhan mendesak akan stabilitas di tengah musim yang berjalan tidak ideal karena pemecatan di tengah jalan.

Proses ini dimulai dua hari setelah pemecatan Ruben Amorim, yang mengakhiri masa jabatannya dengan catatan kemenangan 38,1 persen, terendah bagi manajer Manchester United di era Liga Inggris. Direktur Olahraga Manchester United Jason Wilcox dan CEO Omar Berrada kemudian bergerak cepat untuk menentukan pelatih sementara yang akan menangani klub hingga akhir kompetisi 2025/2026.

Berdasarkan laporan dari ESPN, Wilcox dan Berrada yang bertugas mencari pelatih sementara untuk United menilai bahwa tugas menstabilkan tim hingga akhir musim membutuhkan figur dengan pengalaman yang sudah mengenal klub sejak lama. Tiga nama yang muncul adalah mantan pemain era Sir Alex Ferguson, yaitu Michael Carrick, Ole Gunnar Solskjaer, dan Ruud van Nistelrooy. Ketiganya memiliki kesamaan latar belakang sebagai mantan pemain Manchester United dan pernah menjalani peran pelatih sementara di klub.

Dalam proses ini, manajemen klub melibatkan Sir Alex Ferguson, meskipun perannya sebagai duta klub telah dihentikan oleh pemilik minoritas Sir Jim Ratcliffe pada Oktober 2024. Ferguson diundang ke pusat latihan Carrington untuk memberikan pandangannya. Pertemuan berlangsung dalam suasana informal saat sarapan bersama Wilcox dan Berrada, dengan fokus membahas tiga kandidat yang semuanya pernah bekerja di bawah kepemimpinannya.

Ferguson disebutkan mengenal ketiga kandidat dengan sangat baik, sehingga pandangannya dinilai relevan meskipun tidak bersifat menentukan. Klub enggan mengulangi kesalahan masa lalu ketika Ferguson secara langsung menunjuk David Moyes pada 2013, yang berakhir dengan kegagalan hanya dalam waktu 10 bulan. Namun, dukungan positif Ferguson terhadap Carrick disebut memberi penguatan tersendiri dalam proses pengambilan keputusan.

Wilcox melakukan kontak awal dengan Carrick, Solskjaer, dan Van Nistelrooy sehari setelah pemecatan Amorim. Ketiganya diminta mempresentasikan rencana mereka untuk menyelamatkan musim Manchester United, yang masih menyisakan target realistis berupa kualifikasi kompetisi Eropa. Carrick dan Solskjaer menjalani pertemuan tatap muka dengan Wilcox dan Berrada, sementara Van Nistelrooy berdiskusi melalui pertemuan daring.

Manajemen akhirnya memilih skema pelatih interim hingga akhir musim. Keputusan ini diambil untuk memberi ruang bagi klub melakukan rekrutmen pelatih permanen secara menyeluruh pada musim panas, tanpa tekanan waktu yang sempit. Dalam konteks itu, Carrick dinilai paling memenuhi kriteria jangka pendek klub.

Salah satu faktor utama yang menguatkan posisi Carrick adalah pemahamannya terhadap kultur internal Manchester United. Klub secara eksplisit menginginkan figur yang tidak membutuhkan masa adaptasi panjang.

Carrick, yang menghabiskan 12 tahun sebagai pemain di Old Trafford dan kemudian bekerja sebagai pelatih di era Jose Mourinho dan Solskjaer, dianggap memenuhi kebutuhan tersebut. Dari sisi teknis, Carrick dikenal memiliki pendekatan kepelatihan yang lebih langsung dan terlibat di lapangan.

sumber : Antara

Read Entire Article