Hakim AS batalkan sidang demi lindungi identitas korban Epstein

9 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Istanbul (ANTARA) - Seorang hakim federal Amerika Serikat membatalkan sidang pengadilan yang telah dijadwalkan setelah Departemen Kehakiman AS mencapai kesepakatan pada menit-menit terakhir untuk melindungi identitas para korban Jeffrey Epstein.

Tindakan tersebut diambil menyusul kegagalan besar dalam penyuntingan yang meluas pada publikasi dokumen secara besar-besaran.

Hakim Pengadilan Distrik AS Richard M. Berman pada Selasa (3/2) menyatakan bahwa pengacara para penyintas Epstein dan Departemen Kehakiman telah menyelesaikan kekhawatiran terkait privasi, setelah apa yang oleh pengacara korban, Brittany Henderson, gambarkan sebagai “diskusi yang ekstensif dan konstruktif.”

“Kami percaya bahwa kekurangan tersebut akan segera diperbaiki dengan cara yang melindungi para korban dari bahaya lebih lanjut,” tulis Henderson dalam surat yang diajukan ke pengadilan.

Menanggapi surat pengacara itu, Berman mengatakan dirinya senang, namun tidak terkejut, bahwa para pihak mampu menyelesaikan permasalahan tersebut, dan memutuskan untuk membatalkan sidang terbuka yang semula dijadwalkan berlangsung Rabu di Pengadilan Federal Manhattan.

Kesepakatan itu tercapai setelah lebih dari tiga juta file terkait Epstein dirilis pada pekan lalu. Para pengacara korban menyatakan ribuan dokumen tersebut memuat informasi sensitif, termasuk nama, foto, alamat email, serta detail perbankan para korban.

Dalam dokumen pengadilan yang diajukan pada Senin, Jaksa AS untuk Distrik Selatan New York, Jay Clayton, menyebutkan bahwa pihaknya telah menarik beberapa ribu dokumen dan materi media akibat kesalahan teknis atau human error, serta merevisi protokol penyuntingan dokumen.

Para korban menyampaikan kepada pengadilan bahwa pengungkapan informasi tersebut berdampak sangat serius.

Salah satu korban menyebut rilis dokumen itu “mengancam nyawa”, sementara korban lainnya mengaku menerima ancaman pembunuhan setelah informasi keuangannya dipublikasikan.

Dokumen-dokumen tersebut berasal dari penyelidikan federal terkait perdagangan seks yang melibatkan Epstein, yang meninggal dunia akibat bunuh diri pada 2019 saat menunggu persidangan, serta Ghislaine Maxwell, yang kini menjalani hukuman penjara 20 tahun setelah divonis bersalah pada 2021 di New York.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Inggris selidiki mantan Dubes untuk AS terkait dokumen Jeffrey Epstein

Baca juga: Jutaan dokumen Epstein diungkap, Jaksa: Kami tidak lindungi siapa pun

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article