Crane ambruk menimpa kereta penumpang di Thailand, Rabu (14/1/2024). Setidaknya 28 orang tewas akibat insiden itu.
REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Sebuah crane proyek kereta api cepat yang didukung China di Thailand ambruk dan menimpa kereta penumpang hingga tergelincir. Insiden ini menewaskan sedikitnya 28 orang dan melukai puluhan lainnya. Demikian dilaporkan pihak berwenang setempat.
Rekaman dari lokasi kejadian yang diverifikasi oleh AFP menunjukkan struktur crane yang rusak bertumpu pada pilar beton raksasa, dengan asap mengepul dari reruntuhan kereta di bawahnya.
Tim penyelamat berupaya mengeluarkan penumpang dari gerbong yang miring di provinsi Nakhon Ratchasima, timur laut ibu kota Bangkok.
"Sekitar pukul 9:00 pagi, saya mendengar suara keras, seperti sesuatu yang meluncur dari atas, diikuti oleh dua ledakan," kata warga setempat Mitr Intrpanya, 54 tahun, yang berada di lokasi kejadian.
"Logam dari crane itu tampaknya menghantam bagian tengah gerbong kedua, membelahnya menjadi dua," kata Mitr kepada AFP.
Thatchapon Chinnawong, kepala polisi distrik, mengatakan kepada AFP bahwa 22 orang telah dipastikan tewas dan 80 lainnya terluka.
"Kami sekarang meminta rumah sakit untuk mengatakan berapa banyak orang yang dalam kondisi kritis," kata Thatchapon.
Kecelakaan itu terjadi di lokasi konstruksi yang merupakan bagian dari proyek senilai 5,4 miliar dolar AS yang didukung oleh Beijing untuk membangun jaringan kereta api berkecepatan tinggi di Thailand.

3 hours ago
3




































