Wamenkum Tegaskan Pasal Penghinaan Presiden Tak Halangi Kritik

6 days ago 19
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Wamenkum tegaskan pasal penghinaan presiden di KUHP tak larang kritik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Edward Omar Sharif Hiariej, menegaskan bahwa Pasal 218 dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tidak bertujuan untuk membatasi kritik terhadap pemerintah. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers di Gedung Kementerian Hukum, Jakarta, pada Senin (5/1).

Wamenkum yang akrab disapa Eddy ini menjelaskan bahwa Pasal 218 KUHP hanya melarang tindakan menista atau memfitnah Presiden dan/atau Wakil Presiden, bukan mengkritik. Ia menambahkan bahwa tindakan memfitnah dianggap sebagai tindak pidana di mana pun di dunia ini.

Pasal 218 sendiri mengatur pidana bagi mereka yang menyerang kehormatan atau martabat Presiden dan/atau Wapres dengan ancaman pidana penjara maksimal tiga tahun atau denda kategori IV. Namun, dalam penjelasan pasal tersebut, aksi unjuk rasa sebagai bentuk kritik dijamin tidak akan dipidana.

Eddy menekankan bahwa penyerangan terhadap harkat dan martabat Presiden tidak dapat disamakan dengan pasal penghinaan biasa. Hal ini, menurutnya, serupa dengan perlakuan khusus untuk makar yang mengancam nyawa Presiden dan Wapres. Konsep primus inter pares diterapkan di sini, di mana Presiden dan Wakil Presiden dianggap sebagai yang utama di antara yang sederajat.

Undang-Undang KUHP yang baru ini telah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo dan diundangkan oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno pada 2 Januari 2023. Berdasarkan Pasal 624, KUHP ini akan mulai berlaku tiga tahun setelah diundangkan atau pada 2 Januari 2026.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article