Jakarta (ANTARA) - Tak sengaja mengonsumsi udang bisa menjadi situasi yang menegangkan, terutama bagi seseorang yang memiliki alergi terhadap makanan laut tersebut. Reaksi yang muncul pun bisa beragam, mulai dari gejala ringan seperti gatal atau mual, hingga kondisi serius yang memerlukan penanganan medis segera.
Sayangnya, tidak semua orang memahami langkah awal yang harus dilakukan saat reaksi alergi mulai terasa. Padahal, pertolongan pertama yang cepat dan tepat sangat berperan dalam mencegah gejala berkembang menjadi lebih berbahaya.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui apa yang harus dilakukan jika tanpa sengaja makan udang, agar risiko komplikasi dapat diminimalkan sejak awal. Berikut ini pengobatan pertolongan pertama jika tak sengaja makan udang,dan langkah pencegahannya berdasarkan informasi yang telah dihimpun dari berbagai sumber.
Pertolongan pertama jika tak sengaja mengonsumsi udang bagi penderita alergi
Bagi penderita alergi udang, tidak sengaja mengonsumsi makanan yang mengandung udang tentu bisa memicu kepanikan. Padahal, langkah awal yang tepat sangat menentukan perkembangan reaksi alergi. Berikut beberapa pertolongan pertama yang bisa dilakukan.
1. Tetap tenang dan hindari panik
Saat menyadari telah mengonsumsi udang, usahakan untuk tetap tenang. Panik justru dapat memperburuk kondisi, terutama jika mulai muncul sesak napas atau jantung berdebar. Tarik napas perlahan dan fokus memantau gejala yang muncul.
2. Konsumsi obat antihistamin
Untuk reaksi alergi ringan hingga sedang, antihistamin dapat membantu meredakan gejala seperti gatal, ruam, atau hidung yang mengeluarkan lendir. Obat ini bekerja dengan menekan reaksi histamin dalam tubuh yang memicu alergi.
3. Gunakan epinefrin bila gejala berat muncul
Jika muncul tanda-tanda reaksi berat seperti sesak napas hebat, pusing, atau penurunan kesadaran, epinefrin perlu segera digunakan. Obat suntik ini berfungsi mengatasi syok anafilaktik dan biasanya diresepkan bagi penderita alergi berat.
4. Kortikosteroid untuk kondisi parah
Dalam beberapa kasus, dokter juga dapat memberikan kortikosteroid untuk membantu meredakan peradangan akibat reaksi alergi yang cukup serius. Obat ini tidak bekerja secepat epinefrin, tetapi membantu mencegah gejala berulang.
5. Longgarkan pakaian jika terasa sesak
Apabila muncul rasa tidak nyaman atau sesak di dada, pastikan pakaian yang dikenakan tidak terlalu ketat. Pakaian yang longgar dapat membantu pernapasan terasa lebih lega.
6. Oleskan krim pereda gatal pada kulit
Jika alergi memicu gatal atau ruam di kulit, penggunaan krim anti gatal dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman dan mencegah keinginan untuk menggaruk.
7. Kompres dingin pada area ruam
Kompres menggunakan kain bersih yang dibasahi air sejuk selama 15–30 menit, beberapa kali sehari, dapat membantu meredakan kemerahan dan rasa gatal pada kulit.
Perlu diingat, penggunaan obat alergi udang sebaiknya dilakukan sesuai anjuran dan di bawah pengawasan dokter. Jika reaksi alergi sering kambuh atau gejalanya semakin berat, segera konsultasikan ke tenaga medis untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Langkah pencegahan agar alergi udang tidak kambuh
Selain penanganan saat reaksi muncul, pencegahan menjadi kunci utama agar alergi udang tidak sering kambuh. Beberapa langkah berikut bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
1. Hindari konsumsi udang dan makanan laut sejenis
Cara paling efektif mencegah alergi kambuh adalah dengan tidak mengonsumsi udang maupun hewan laut bercangkang lainnya, seperti kepiting, lobster, atau cumi. Langkah ini juga penting untuk menghindari risiko kontaminasi silang dari peralatan masak yang sama.
2. Biasakan membaca label makanan dengan teliti
Saat membeli makanan kemasan, pastikan untuk selalu membaca komposisi bahan. Perhatikan keterangan kandungan udang atau seafood agar makanan yang dikonsumsi benar-benar aman.
3. Hindari paparan bau udang dari tempat makan tertentu
Bagi sebagian penderita, aroma udang yang sedang dimasak dapat memicu reaksi alergi. Oleh karena itu, sebaiknya hindari area makan terbuka seperti restoran bakar atau grill yang mengolah seafood.
Pada dasarnya, kewaspadaan saat memilih makanan dan saat bepergian sangat diperlukan bagi penderita alergi udang. Jika keluhan tidak kunjung membaik meski sudah mengonsumsi obat, segera periksakan diri ke dokter agar mendapatkan penanganan medis yang sesuai dan aman.
Baca juga: Fakta alergi udang, apakah bisa sembuh total?
Baca juga: Gejala alergi udang, dari reaksi ringan hingga butuh penanganan serius
Baca juga: Studi: Alergi-eksim dapat pengaruhi pemulihan pascaoperasi
Pewarta: Sean Anggiatheda Sitorus
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

1 day ago
3




































