REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Segmen haji muda menjadi pendorong utama ekspansi Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). Strategi mendorong pendaftaran haji sejak dini ke kalangan milenial dan Gen Z mengerek jumlah nasabah Tabungan Haji BSI menjadi 6,8 juta orang, tumbuh 23 persen secara tahunan (year on year/yoy). Capaian tersebut sekaligus mengantar perseroan meraih tiga penghargaan nasional pada ajang BPKH Annual Meeting & Hajj Banking Award 2025.
Dalam ajang yang digelar Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) tersebut, BSI meraih predikat Terbaik 1 (Bank Nasional) untuk tiga kategori sekaligus, yakni The Best of Hajj Registration & AUM Contribution Bank 2025, The Best of Hajj Registration Target Achievement Bank 2025, serta The Best of Young Hajj Pilgrims Registration Bank 2025.
Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy mengatakan pencapaian tersebut mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan haji BSI, khususnya dari kelompok usia muda yang kian sadar pentingnya mendaftar haji sejak dini.
“Sebagai bank syariah terbesar, kami menyadari tanggung jawab besar untuk tidak hanya menjadi penyimpan dana, tetapi menjadi sahabat spiritual yang memudahkan masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda, untuk berhaji sejak dini,” ujar Erwan dalam keterangan, Jumat (2/1/2026) lalu.
Penguatan segmen haji muda turut mendorong pertumbuhan basis nasabah BSI secara berkelanjutan. Hingga November 2025, jumlah nasabah Tabungan Haji BSI tercatat mencapai 6,8 juta orang. Pertumbuhan tersebut ditopang kemudahan pembukaan rekening secara digital melalui aplikasi BYOND by BSI yang mempersingkat proses pendaftaran dan meningkatkan akses masyarakat.
Selain pertumbuhan nasabah, dana pihak ketiga (DPK) dari ekosistem haji yang dikelola BSI juga menunjukkan tren positif. Aliran dana ini memperkuat likuiditas perseroan sekaligus menopang pengelolaan dana umat dalam skala besar.
Penghargaan The Best of Young Hajj Pilgrims Registration Bank 2025 menjadi penanda keberhasilan strategi literasi haji BSI. Melalui program BSI Haji Muda, perseroan secara aktif menyasar segmen milenial dan Gen Z agar lebih awal mendaftar haji di tengah masa tunggu yang semakin panjang.
“Tren haji muda meningkat pesat karena literasi digital yang kami dorong. Anak muda kini sadar masa tunggu haji yang panjang harus disiasati dengan mendaftar sedini mungkin. BSI hadir memfasilitasi itu dengan fitur pendaftaran dan pelunasan haji melalui BYOND by BSI serta pembukaan rekening online yang cepat,” kata Erwan.
Dengan basis nasabah haji terbesar di Indonesia, BSI saat ini menguasai pangsa pasar jamaah haji nasional dan memperkuat posisinya sebagai mitra strategis utama BPKH dalam pengelolaan dana haji.
Dari sisi ekonomi, penguatan segmen haji muda tidak hanya memperluas basis nasabah, tetapi juga memperkokoh struktur pendanaan jangka panjang BSI. Dana ekosistem haji berperan sebagai sumber dana yang relatif stabil, meningkatkan ketahanan likuiditas, serta memperkuat kapasitas intermediasi pembiayaan syariah. Dengan fondasi tersebut, BSI berada pada posisi strategis untuk menjaga pertumbuhan berkelanjutan sekaligus memperdalam perannya sebagai penggerak utama ekosistem haji nasional.

1 week ago
8





































