REPUBLIKA.CO.ID, MAGELANG -- Menyambut Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jawa Tengah yang akan digelar di Solo, Kamis (8/1/2025), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Kota Magelang menyatakan kesiapan penuh untuk menerjemahkan arahan nasional menjadi aksi nyata di tingkat akar rumput.
Kegiatan yang rencananya akan dihadiri langsung oleh Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dan mengundang Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) ini dinilai sebagai momentum krusial untuk menyelaraskan visi dan menyatukan langkah seluruh kader.
Sebagai bagian dari mesin partai di Jawa Tengah, DPD PSI Kota Magelang sangat antusias menanti arahan dan petunjuk langsung dari Ketua Umum Kaesang Pangarep dan Presiden Jokowi. "Rakorwil ini dipandang bukan sekadar pertemuan seremonial, tetapi sebagai engine room untuk memperkuat soliditas dan sinergi struktur partai secara vertikal, dari tingkat provinsi hingga ke desa dan kelurahan," kata Wakil Ketua DPW PSI Jawa Tengah, Yanuar Muncar.
"Rakorwil adalah bukti komitmen PSI untuk membangun organisasi yang rapi dan tangguh. Bagi kami di Magelang, ini adalah energi baru untuk mengonsolidasi seluruh elemen, memastikan setiap perintah pimpinan bergema hingga ke lapangan terbawah dengan cepat dan tepat," ujar Ketua DPD PSI Kota Magelang, Henryanto.
DPD PSI Kota Magelang pun mengusung semangat Udayah Navasaktih, sebuah istilah Sanskerta yang diangkat Ketua Umum Kaesang Pangarep pada ulang tahun PSI November lalu, yang berarti 'kebangkitan kekuatan baru'. Semangat ini diterjemahkan menjadi target yang ambisius namun realistis: berkontribusi maksimal bagi PSI Jawa Tengah untuk meraih satu kursi DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jateng 6 (yang meliputi Magelang, Temanggung, Wonosobo, dan Purworejo) serta merebut satu dapil satu kursi di DPRD Provinsi dan DPRD Kota Magelang.
"Udayah Navasaktih bukan sekadar slogan. Itu adalah cerminan tekad kami, kekuatan baru dari Magelang yang siap bersaing dan diperhitungkan. Perjuangan untuk satu kursi di Dapil Jateng 6 dimulai dari komitmen tiap kader di tingkat kecamatan dan kelurahan hari ini," papar Sekretaris DPD PSI Kota Magelang, Yohanes Santoso.
Pasca-Rakorwil, agenda utama DPD PSI Kota Magelang akan berfokus pada dua hal konkret. Pertama, mendorong politik yang solutif yakni bergerak lebih aktif untuk mendengar dan mencari solusi atas berbagai kesulitan yang mendera warga Kota Magelang, mulai dari isu ekonomi kerakyatan, layanan publik, hingga peluang bagi generasi muda.
Kedua, menerjemahkan visi global ke lokal, yakni ecara serius menerjemahkan dan mengadopsi substansi pidato Presiden Jokowi dalam Forum Bloomberg New Economy tentang ketahanan ekonomi, transformasi digital, dan energi hijau, menjadi program-program kerakyatan yang dapat dirasakan langsung masyarakat Magelang.
"Kami percaya politik harus kembali kepada esensinya: pelayanan. Kehadiran PSI di Magelang harus menjadi jawaban, bukan sekadar wacana. Untuk itu, mendengarkan dan bertindak bagi warga adalah agenda harian kami," ujar Yohanes Santoso

2 days ago
18





































