Saksi Ungkap soal Jurist Tan Dominan Ngatur: Bikin Staf di Kemendikbud Takut

5 days ago 9
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook pada Kemendikbudristek di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (6/1). Foto: Jonathan Devin/kumparan

Eks stafsus Mendikbudristek Nadiem Makarim, Jurist Tan, disebut memiliki posisi dominan dalam mengatur sejumlah hal di kementerian. Membuat pegawai Kemendikbudristek menjadi takut terhadapnya.

Hal itu diungkap oleh Widyaprada Ahli Utama di Ditjen Paudasmen Kemendikbudristek, Sutanto, saat diperiksa sebagai saksi dalam persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (6/1).

Duduk sebagai terdakwa dalam sidang ini, yakni Mulyatsyah (eks Direktur SMP Kemendikbudristek); Sri Wahyuningsih (eks Direktur Sekolah Dasar); serta Ibrahim Arief selaku tenaga konsultan.

Mulanya, jaksa penuntut umum (JPU) bertanya kepada Sutanto soal posisi Jurist Tan di Kemendikbudristek. Sutanto mengungkapkan, Jurist Tan diberi kewenangan untuk membidangi sejumlah aspek, mulai dari penganggaran, regulasi, hingga SDM.

Mantan Staf Khusus Mendibudristek, Jurist Tan. Foto: Dok. Menpan RB

"Apa benar Jurist Tan ini, staf khusus menteri yang diberi kewenangan luas? Bahkan Jurist Tan ini sampai dibilang kononnya jadi menteri pada saat itu? Apa benar seperti itu?" cecar jaksa.

"Iya saya kira temen-temen di kementerian semuanya tahu. Karena semuanya memang Mas Menteri sendiri pernah menyampaikan bahwa Bu Jurist itu diberikan kewenangan lebih lah, tadi dari sisi penganggaran itu. Penganggaran, SDM, regulasi, itu diberikan lebih di sana," jelas Sutanto.

Jaksa lalu membacakan keterangan Sutanto dalam berita acara pemeriksaan (BAP) yang mengungkapkan Jurist Tan kerap membuat takut pegawai Kemendikbudristek.

"Ada keterangan Saudara di BAP lanjutan tanggal 18 September 2025 terhadap tersangka Sri Wahyuningsih ya, ini Saudara menjelaskan poin 6 huruf d Saudara mengatakan 'Jurist Tan sangat dominan mengatur di Kemenbud, bahkan staf-staf di Kemenbud takut karena Nadiem Anwar Makarim selalu mengatakan apa yang dikatakan staf khusus Jurist Tan sama dengan yang saya katakan'. Ini keterangan Saudara, benar?" tanya jaksa.

Mantan staf khusus Mendikbudristen, Jurist Tan (kiri), dan mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim (kanan). Foto: Dok. Menpan RB

"Iya betul. Jadi Mas Menteri beberapa kali menyampaikan itu, 'apa yang disampaikan Jurist itu sama dengan yang saya omongkan'. Seperti itu," jawab Sutanto.

Jurist Tan belum berkomentar mengenai keterangan saksi tersebut. Adapun Jurist Tan merupakan salah satu tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook tersebut.

Ia dijerat sebagai tersangka bersama-sama dengan Nadiem Makarim, Sri Wahyuningsih, Mulyatsyah, dan Ibrahim Arief alias Ibam selaku mantan konsultan Kemendikbudristek.

Namun, Jurist Tan hingga saat ini belum ditahan lantaran masih berstatus sebagai daftar pencarian orang (DPO) atau buron. Perkaranya pun belum dilimpahkan ke pengadilan. Pihak Kejagung mengaku masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap Jurist Tan.

Sementara itu, empat tersangka lainnya, yakni Nadiem, Ibam, Sri Wahyuningsih, dan Mulyatsyah, telah dilimpahkan ke pengadilan dan kini perkaranya tengah bergulir di persidangan.

Dalam dakwaan, mereka disebut melaksanakan pengadaan sarana pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi berupa laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) tahun anggaran 2020, 2021, dan 2022 dengan tidak sesuai dengan perencanaan pengadaan dan prinsip-prinsip pengadaan.

Perbuatan Nadiem dkk itu disebut me...

Read Entire Article