Warga menikmati suasana di sekitar aneka ornamen lampu hias dalam Jakarta Light Festival 2025 di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Rabu (24/12/2025). Aneka ornamen lampu hias di sepanjang jalan protokol yang hadir mulai 23 hingga 27 Desember 2025 tersebut digelar dalam rangka memeriahkan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta bakal menggelar perayaan tahun baru 2026 dengan kesederhanaan tanpa adanya pesta kembang api. Hal itu dilakukan sebagai bentuk empati kepada masyarakat yang terdampak bencana di berbagai wilayah Indonesia.
Gubernur Jakarta Pramono Anung mengaku telah menggelar rapat khusus terkait persiapan perayaan malam tahun baru. Dalam momen itu, Pemprov Jakarta disebut bakal menggelar doa bersama seluruh agama untuk masyarakat yang masih terdampak bencana.
"Jadi untuk acara akhir tahun, kemarin kebetulan kami rapat secara khusus. Akan ada doa bersama seluruh agama," kata dia, Selasa (30/12/2025).
Ia menyebutkan, akan terdapat delapan panggung hiburan yang digelar Pemprov Jakarta pada momen perayaan malam tahun baru. Meski dirayakan dengan hiburan, ia meminta seluruh pengisi acara untuk membawakan pesan kemanusiaan kepada pada pengunjung yang datang.
"Saya meminta penyanyi-penyanyinya adalah yang message-nya, pesannya itu adalah lebih kepada hal yang bersifat kemanusiaan," kata dia.
Menurut dia, hal itu dilakukan tak lain untuk memberikan dukungan moril bagi masyarakat yang terdampak bencana, khususnya di Sumatra. Sebab, ia ingin perayaan malam tahun baru di Jakarta tetap dapat memberikan kontribusi bagi mereka yang tengah dilanda musibah.
Pramono menambahkan, pihaknya juga akan melakukan penggalangan donasi pada malam tahun baru nanti. Menurut dia, pihaknya telah menyediakan QRIS untuk masyarakat yang ingin berdonasi untuk masyarakat terdampak bencana.
"Siapapun yang mau mendonasikan, berapa saja, dengan rasa syukur kami akan menerima itu, dan semua hasil yang terkoleksi dari donasi itu akan kami salurkan untuk korban bencana," kata dia.

1 week ago
27





































