Kuala Lumpur (ANTARA) - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyatakan dirinya telah bertemu dengan Raja Malaysia Sultan Ibrahim, di Istana Johor, untuk melaporkan upaya-upaya pemberantasan korupsi yang telah dan terus dilakukan.
"Saya mau menginformasikan bahwa saya baru saja ke Istana Johor bertemu dengan Yang di-Pertuan Agong Sultan Ibrahim. Di antara hal utama yang kami perbincangkan adalah langkah beberapa tahun belakangan ini terhadap isu rasuah yang merebak di tingkat atas," kata Anwar dalam pernyataan resmi di Putrajaya, Malaysia, Selasa.
Anwar menyatakan pemerintahan MADANI yang dipimpinnya telah berulang kali menegaskan kepada jajaran tentang pentingnya tata kelola pemerintahan yang baik dan antikorupsi, meski masih ada segelintir orang yang masih terjebak dalam pola budaya bobrok.
Kepada Raja Malaysia, Anwar menyampaikan bahwa pemerintahan MADANI tidak akan menerima komprom apa pun dalam pemberantasan korupsi.
"Beberapa tindakan telah diambil yang melibatkan juga anggota lembaga peradilan, termasuk pejabat Kantor Perdana Menteri, partai koalisi maupun oposisi hingga pimpinan militer dan pegawai negeri," jelasnya.
Anwar menyampaikan pemerintahannya akan terus menindak tegas praktik korupsi untuk menyelamatkan negara, agar keuangan negara dapat digunakan untuk membela kepentingan rakyat jelata.
Baca juga: Anwar Ibrahim: Hormati putusan hakim terkait Najib Razak
Baca juga: Pengadilan Malaysia vonis Najib Razak 15 tahun penjara kasus 1MDB
Baca juga: Anwar Ibrahim cermati fenomena koruptor dianggap pahlawan di Malaysia
Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

1 week ago
27




































