Washington (ANTARA) - Jenderal AS Dan Caine pada Sabtu mengatakan lebih dari 150 pesawat AS dikerahkan dan lepas landas dari 20 lokasi berbeda di darat dan laut selama misi penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
"Sepanjang malam, pesawat mulai lepas landas dari 20 pangkalan berbeda di darat dan laut di seluruh belahan bumi bagian barat," kata Caine kepada wartawan.
"Secara total, lebih dari 150 pesawat, termasuk pesawat pengebom, pesawat tempur, pesawat intelijen, pesawat pengintai, pesawat pengawasan, dan helikopter, berada di wilayah udara."
Jenderal tersebut menambahkan bahwa anggota kru termuda berusia 20 tahun dan anggota kru tertua berusia 49 tahun.
Pada Sabtu, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa AS telah melancarkan serangan besar-besaran terhadap Venezuela, dan bahwa Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, telah ditangkap dan dibawa keluar negeri.
Sejumlah media memberitakan adanya ledakan di Caracas dan mengklaim bahwa operasi tersebut dilakukan oleh anggota unit elite Delta Force.
Sumber: Sputnik-OANA
Baca juga: Kepala Pentagon sebut AS kini kendalikan masa depan Venezuela
Baca juga: Menlu Venezuela tuduh serangan AS guncang stabilitas Amerika Latin
Penerjemah: Katriana
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

1 week ago
6





































