Personal Attack dan Nasib Laki-laki yang Tidak Bercerita

1 week ago 23
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Berawal dari kutipan yang saya temui di kanal Instagram yang menyebutkan bahwa "Gosip akan mati ketika sampai di telinga orang bijak. Rumor dimulai oleh para pembenci, disebarkan oleh orang bodoh, dan dipercaya oleh mereka yang dungu".

Tanpa saya sadari sebelumnya bahwa statement tersebut memiliki keterkaitan dengan novel 23:59 karya Brian Khrisna. Sebagian besar pembaca akan merasa relate dengan isi karya sastra ini. Laki-laki pemeran utama dalam novel ini mampu menjadi penggerak konflik yang signifikan di sepanjang alur cerita. Tokoh Raga yang menjadi simbol personal attack, seperti apa yang dialami laki-laki di dunia nyata seolah merepresentasikan narasi yang menyebutkan bahwa "laki-laki tidak bercerita".

Pandangan tersebut diperkuat pada tahap resolusi, di mana Raga tidak mengabaikan sosok Ami yang selamai ini mendampingi setiap langkah hidupnya yang bahkan segera rampung. Di saat-saat terakhirnya, ia tidak memandang Ami sebagai objek kesenangan. Setidaknya secara implisit, Raga mengutarakan kesedihannya yang tidak lagi terbendung kepada Ami sebagai simbol perpisahan. Simbol tersebut tidak objektif, itulah yang kemudian memicu beragam tanda tanya dari pembaca: apa alasan sebenarnya Raga meninggalkan Ami?

Uniknya, novel 23:59 menghadirkan pengalaman membaca yang memainkan emosi, mulai dari sedih, marah, lucu, romantis, hingga sedih lagi. Di awal bab, penulis seolah hendak membangkitkan antara rasa amarah dan penasaran di benak pembaca. Keadaan tersebut membuat otak pembaca menerka-nerka sosok Raga: lelaki pengecut atau lebih buruk dari itu? Disamping itu, ada satu momen yang paling disorot terhadap tokoh Raga. Bagaimana bisa ia bertahan dari segala rampus yang ia terima dari orang-orang terdekat Ami, termasuk orang tuanya?

Personal attack tidak hanya menimbulkan kesakitan secara psikis terhadap manusia, tetapi juga dampak beruntun yang mampu menurunkan minat seseorang terhadap sesuatu hingga berkurangnya kemampuan sosialisasi. Novel 23:59 memberikan gambaran pedih kepada kita (khususnya laki-laki) betapa mengerikannya sebuah prasangka dan fitnah yang terucap. Dengan mengangkat isu yang berbasis tekanan sosial, novel 23:59 mengajarkan kita tentang celakanya bagi seseorang yang menghakimi orang lain tanpa tahu keadaan yang sebenarnya. Ironisnya, novel ini sekaligus memberi sindiran kepada kita untuk tidak menyimpulkan sesuatu hanya berdasarkan ucapan orang.

Saya mengingatkan diri sendiri dan para pembaca kumparan bahwa toxic relationship itu nyata adanya. Kemungkinan terburuknya adalah jika itu berasal dari orang yang paling kita cintai. Melalui novel ini, sosok laki-laki digambarkan sebagai korban dari ketidakadilan suatu hubungan yang pada akhirnya mengharuskan laki-laki untuk tidak bercerita.

Ini bukan sekedar karya fiksi, ini adalah kisah nyata.

Read Entire Article