Penonaktifan PBI JKN Mendadak, BPJS Akui tak Sempat Identifikasi Pasien Katastropik

6 hours ago 5
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah VI, Yessi Kumalasari, mengakui, pihaknya tak memiliki cukup waktu untuk mengidentifikasi warga dengan penyakit katastropik yang terimbas penonaktifan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN). Hal itu karena surat keputusan (SK) soal penonaktifan sangat rapat dengan tanggal pemberlakuan. 

Yessi menerangkan, SK Menter Sosial (Mensos) Nomor 3 Tahun 2026 tentang Persyaratan dan Tata Cara Perubahan Data PBI JK diteken pada 22 Januari 2026. "SK terinfo ke BPJS Kesehatan pada 28 Januari 2026, dan itu akan berlaku per 1 Februari 2026. Jadi memang tidak cukup waktu untuk mengidentifikasi masyarakat yang sudah mendapatkan layanan katastropik," ungkapnya ketika diwawancara di Kota Semarang, Selasa (10/2/2026). 

Menurut Yessi, mutasi kepesertaan PBI JKN melalui SK Mensos sebenarnya dilakukan secara berkala. "Cuman ini menjadi cukup signifikan ketika yang kena (penonaktifan) sakit katastropik seumur hidup, berbiaya mahal, dan tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu," ucapnya. 

Namun Yessi mengeklaim, gejolak akibat penonaktifan PBI JKN di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) tidak terlalu signifikan. Hal itu karena warga yang terdampak penonaktifan tetap diupayakan memperoleh layanan kesehatan. 

Dia mengatakan, berdasarkan rapat antara Menteri Keuangan (Menkeu), Menteri Sosial (Mensos), Dirut BPJS Kesehatan, bersama pimpinan DPR RI dari beberapa komisi pada Senin (9/2/2026) lalu, akan ada 120 ribu warga dengan penyakit katastropik terdampak penonaktifan PBI JKN yang bakal direaktivasi. "Tapi kami masih menunggu juknisnya (petunjuk teknis) seperti apa. Apakah automasi dari kantor pusat atau seperti apa, kami masih menunggu update infonya," ucap Yessi. 

Yessi mengungkapkan, warga Jateng terdampak penonaktifan PBI JKN mencapai lebih dari 1,6 juta jiwa. "Per 1 Februari kemarin, untuk wilayah Jawa Tengah sangat signifikan, ada kurang lebih 1,6 juta jiwa, terdiri dari 35 kabupaten/kota," ujarnya. 

Dia menambahkan, Kabupaten Brebes, Kota Semarang, dan Kabupaten Pemalang menjadi tiga wilayah dengan jumlah penonaktifan PBI JKN tertinggi. Di Brebes, terdapat 100.552 warga yang dinonaktifkan kepesertaannya. Sementara di Kota Semarang dan Kabupaten Pemalang masing-masing mencapai 98.545 jiwa dan 83.746 jiwa.

Yessi mengatakan, warga terdampak penonaktifan dan hendak melakukan reaktivasi kepesertaan PBI JKN dapat mendatangi dinsos setempat. Nantinya ada prosedur dan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Namun dia mengakui bahwa proses tersebut tidak instan dan membutuhkan waktu.

Opsi lainnya adalah menjadi peserta mandiri. "Kalau tidak mampu menjadi peserta mandiri, di Jawa Tengah masih ada opsi ditanggung oleh pemerintah daerah dengan pembiayaan dari anggaran pemerintah kabupaten/kota," kata Yessi.

Read Entire Article