Pemerintah Diminta Antisipasi Inflasi Pangan Jelang Ramadhan

6 days ago 10
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kalangan pengamat ekonomi mendorong pemerintah memperkuat langkah antisipasi inflasi pangan menjelang Tahun Baru Imlek dan bulan Ramadhan 2026. Tekanan harga berpotensi meningkat seiring fluktuasi komoditas hortikultura dan naiknya permintaan konsumsi pada awal tahun.

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal mengatakan inflasi umum masih berada di bawah 3 persen, namun belum sepenuhnya mencerminkan tekanan harga yang paling dirasakan masyarakat, khususnya kelompok menengah bawah.

“Inflasi umum relatif tidak tinggi, tetapi yang paling dirasakan dampaknya adalah inflasi pangan, terutama volatile food,” kata Faisal kepada ANTARA di Jakarta, Senin.

Ia menjelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik, inflasi pangan secara tahunan hingga November 2025 tercatat 5,48 persen, lebih tinggi dibandingkan kelompok komoditas lain, meski inflasi bulanan relatif rendah sekitar 0,3 persen.

Menurut Faisal, komoditas non-beras, khususnya hortikultura seperti cabai dan bawang, menjadi penyumbang utama inflasi pangan sepanjang 2025, sementara harga beras relatif stabil karena produksi domestik dinilai mencukupi.

“Sepanjang 2025, beras relatif stabil karena produksi baik dan impor sangat terbatas, tetapi komoditas hortikultura justru menjadi penyumbang inflasi terbesar,” ujar Faisal.

Ia menambahkan tekanan harga cabai dan bawang umumnya meningkat menjelang Ramadhan dan Lebaran, sehingga potensi penurunan inflasi pada Januari–Februari 2026 diperkirakan lebih terbatas dibandingkan pola musiman tahun-tahun sebelumnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti menilai inflasi hingga saat ini masih terkendali, namun terdapat sejumlah risiko yang perlu diantisipasi dalam beberapa bulan ke depan.

“Inflasi memang masih terkendali, tetapi ke depan perlu diwaspadai karena adanya faktor geopolitik, cuaca, dan lonjakan permintaan,” tutur Esther.

Menurut Esther, peningkatan konflik geopolitik berpotensi mendorong kenaikan harga energi dan komoditas pangan impor seperti gandum, kedelai, dan bawang putih, sementara cuaca ekstrem dapat mengganggu produksi dan pasokan domestik.

Ia menambahkan lonjakan permintaan juga berpeluang terjadi seiring pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis serta rangkaian momentum konsumsi awal 2026, mulai dari Tahun Baru hingga Ramadhan dan Lebaran.

Kondisi tersebut menuntut pengelolaan pasokan dan distribusi yang lebih cermat, termasuk penguatan cadangan pangan dan stabilisasi harga hortikultura.

“Pemerintah perlu memperkuat pasokan pangan domestik, menekan biaya logistik melalui perbaikan distribusi, serta mengevaluasi pelaksanaan MBG agar lebih tepat sasaran,” ucap Esther.

Sebelumnya, pemerintah telah membahas penetapan cadangan pangan pemerintah tahun 2026 untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga seiring proyeksi peningkatan produksi dan kebutuhan nasional.

sumber : Antara

Read Entire Article