Pembatasan Ekspresi Bisa Tekan Kepercayaan Investor

6 days ago 9
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Pembatasan kebebasan berekspresi di ruang digital dinilai berisiko menekan kepercayaan investor dan meningkatkan ketidakpastian kebijakan. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Pembatasan kebebasan berekspresi di ruang digital dinilai berisiko menekan kepercayaan investor dan meningkatkan ketidakpastian kebijakan. Ruang kritik publik yang menyempit disebut dapat melemahkan transparansi dan akuntabilitas, faktor penting bagi pelaku pasar.

“Kebebasan berekspresi merupakan hak asasi manusia yang bersifat fundamental dalam sistem hukum demokratis karena berfungsi sebagai sarana partisipasi publik, kontrol terhadap kekuasaan, dan prasyarat tegaknya negara hukum,” kata

Akademisi Fakultas Hukum Universitas Islam Riau M Rizqi Azmi dalam keterangannya kepada Republika, Senin (5/1/2026). 

Namun, ia mencatat perluasan ruang digital di Indonesia justru diikuti peningkatan penggunaan instrumen hukum pidana untuk membatasi ekspresi warga. Menurut Rizqi, praktik tersebut memicu chilling effect yang membuat masyarakat enggan menyampaikan kritik, termasuk terhadap kebijakan ekonomi. Kondisi ini dinilai dapat menghambat mekanisme koreksi kebijakan dan memperbesar risiko ketidakpastian bagi investor.

Ia juga menyoroti adanya kesenjangan antara standar internasional dan praktik nasional. “Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan normatif antara standar perlindungan kebebasan berekspresi dalam hukum internasional dan praktik penegakan hukum nasional yang masih menempatkan stabilitas dan ketertiban umum di atas perlindungan hak asasi manusia,” ucap Rizqi. 

Menurutnya, pendekatan yang terlalu menekankan stabilitas semu justru berpotensi merugikan ekonomi. Kepercayaan pasar tidak hanya bertumpu pada indikator makro, tetapi juga pada kepastian hukum, keterbukaan, dan ruang partisipasi publik dalam proses kebijakan.

Karena itu, Rizqi menilai pembenahan kebijakan menjadi penting. “Diperlukan reformasi kebijakan yang integratif pada dimensi legal, institusional, dan kultural guna memastikan kebebasan berekspresi berfungsi sebagai mekanisme penyeimbang kekuasaan dalam negara hukum demokratis,” tuturnya.

Read Entire Article