Moskow (ANTARA) - Dewan Permanen Organisasi Negara-Negara Amerika (Organization of American States/OAS) akan menggelar pertemuan darurat pada Selasa pagi waktu setempat untuk meninjau situasi di Venezuela menyusul serangan militer Amerika Serikat.
"Dewan Permanen Organisasi Negara-Negara Amerika (OAS) akan mengadakan pertemuan khusus pada Selasa, 6 Januari pukul 10.00 EST (22.00 GMT) di Ruang Simon Bolivar di kantor pusat OAS, guna membahas perkembangan terbaru di Republik Bolivarian Venezuela,” demikian pernyataan organisasi tersebut pada Minggu (4/1) malam waktu setempat.
Pertemuan organisasi yang beranggotakan 35 negara itu akan disiarkan secara langsung.
Pada 3 Januari, Amerika Serikat melancarkan serangan besar-besaran terhadap Venezuela, menangkap Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, serta membawa mereka ke New York.
Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Maduro dan Flores akan diadili atas dugaan keterlibatan dalam “narko-terorisme” dan dianggap menimbulkan ancaman terhadap Amerika Serikat.
Caracas telah meminta diadakannya pertemuan mendesak Dewan Keamanan PBB, yang dijadwalkan berlangsung pada Senin.
Sementara itu, Mahkamah Agung Venezuela telah menunjuk Wakil Presiden Delcy Rodriguez sebagai pemimpin sementara negara tersebut.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Presiden sementara Venezuela desak AS kerja sama terkait Maduro
Baca juga: Ekonom: Krisis di Venezuela belum dorong kenaikan harga minyak dunia
Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

6 days ago
9





































