Netanyahu Dukung Ben-Gvir yang Izinkan Ibadah Yahudi di Masjid Al-Aqsa

5 days ago 6
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

REPUBLIKA.CO.ID,YERUSALEM -- Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa mengizinkan ibadah Yahudi di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem yang dijajah tidak melanggar status quo yang telah berlangsung selama beberapa dekade di kompleks tersebut, yang memprioritaskan ibadah Muslim, dan ia mendukung Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir dalam mengubah hal tersebut.

Pada Ahad lalu, perdana menteri Israel mengatakan bahwa penyesuaian yang dilakukan menteri sayap kanan Ben-Gvir tidak mengubah status quo yang telah lama berlaku, dan bahwa setiap kebijakan dilakukan dalam koordinasi dengannya, sementara keputusannya adalah final, kata surat kabar Israel Haaretz.

Komentarnya muncul setelah Wakil Jaksa Agung Gil Limon memperingatkan bahwa Ben-Gvir secara sepihak mengubah status quo keagamaan di situs tersebut dengan upaya provokatifnya.

Status quo di Al-Aqsa menetapkan bahwa hanya ibadah Muslim yang diizinkan. Non-Muslim dapat mengunjungi situs tersebut, tetapi tidak diizinkan untuk beribadah di sana, dengan kebijakan yang sudah ada sejak zaman Ottoman.

Al-Aqsa dikelola oleh administrasi Waqf Yordania, meskipun tentara Israel menjalankan kontrol keamanan dan akses ke situs tersebut, yang menyebabkan keseimbangan status quo sering kali condong ke pihak Israel. Tantangan terus menerus dari Israel terhadap status quo telah menimbulkan kekhawatiran bahwa Tel Aviv berusaha untuk memaksakan kedaulatan atas situs suci tersebut dan mengikis karakter Muslimnya.

Tindakan Israel di Al-Aqsa terjadi di tengah upaya yang lebih luas untuk mencaplok Tepi Barat, yang diduduki sejak 1967, dan mengurangi populasi Palestina di sana, dikutip dari laman The New Arab, Selasa (6/1/2026)

Upaya untuk melakukan ibadah Yahudi telah meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir, di bawah perlindungan polisi. Ben-Gvir, yang memiliki rekam jejak penghasutan terhadap Palestina, telah berulang kali menegaskan bahwa ibadah Yahudi harus diizinkan di Al-Aqsa, dan ia sendiri telah beribadah di sana.

Ben-Gvir dan warga Israel ekstremis lainnya telah sering melakukan penggerebekan di kompleks Muslim selama bertahun-tahun dalam tindakan provokatif terhadap warga Palestina.

Polisi Israel juga telah mengizinkan ibadah-ibadah Yahudi dilakukan dalam dua tahun terakhir, khususnya di sektor timur kompleks tersebut, tanpa konsekuensi. Pembacaan Taurat di depan umum dan menyanyikan lagu kebangsaan Israel termasuk di antara kegiatan yang diizinkan di bawah perlindungan polisi Israel.

Pada tahun 2024, Ben-Gvir mengklaim bahwa kebijakan baru telah diterapkan di Al-Aqsa yang akan mengizinkan ibadah Yahudi, di situs Muslim, yang dianggap sebagai tempat tersuci ketiga dalam Islam.

"Pejabat terpilih berarti saya, dan pejabat terpilih ini mengizinkan ibadah Yahudi di Bukit Bait Suci," katanya.

Netanyahu kemudian membantah pernyataannya, dan mengatakan kebijakan terhadap Al-Aqsa, yang disebut oleh warga Israel sebagai Bukit Bait Suci, tidak akan berubah.

Pada tahun 2025, Ben-Gvir, didampingi oleh 1.250 pemukim, melakukan ritual keagamaan, mengibarkan bendera, dan bernyanyi untuk membangun kembali 'Kuil Ketiga' pada kesempatan hari raya Yahudi Tisha B'Av. Ini adalah serangan keempatnya ke situs suci tersebut sejak dimulainya perang di Gaza pada Oktober 2023.

Ben-Gvir, pemimpin partai Otzuma Yehudit (Kekuatan Yahudi), sering menghasut kekerasan terhadap warga Palestina dan telah dihukum karenanya. Di tengah perang di Gaza, menteri sayap kanan ini telah mendorong pembunuhan warga Palestina, pengusiran paksa mereka dari wilayah tersebut, serta pemukiman kembali oleh orang-orang Yahudi Israel.

Read Entire Article