Modus Travel Umroh Palsu, Emak-emak di Lampung Utara Ditangkap Polisi

1 week ago 11
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Pelaku penipuan yang berhasil ditangkap. | Foto: Istimewa

Lampung Geh, Lampung Utara - Seorang emak-emak di Lampung Utara ditangkap Polisi karena melakukan penipuan dengan modus biro perjalanan umroh palsu.

Pelaku bernama Junila Wati (49) warga Desa Mulyo Rejo, Bunga Mayang, Lampung Utara. Ia ditangkap Satreskrim Polres Lampung Utara pada Selasa (23/12).

Kasatreskrim Polres Lampung Utara, AKP Apfryyadi Pratama mengatakan kasus itu terungkap berawal korban Hasna melaporkan dugaan penipuan pada Rabu 15 Mei 2024 di Tanjung Asri, Desa Kali Balangan, Abung Selatan.

"Jadi awalnya korban ditawarkan oleh tetangganya untuk mengikuti travel umroh PT Hijrah Berkah Juni Wisata dengan biaya tarif Rp 30 juta yang mana tarif dicicil sebelum keberangkatan," kata dia.

Lanjut Apfryyadi, korban kemudian mencicil pada 15 Mei 2024 senilai Rp 21,9 juta. Korban pun sudah melaksanakan manasik haji di swisbell pada 26 Juni 2014.

"Korban dijanjikan pemberangkat pada 27 Juli 2024, namun pada saat itu korban diputuskan secara sepihak dengan alasan tidak masuk akal," ujar dia.

Lalu pelaku menjanjikan korban akan diberangkatan pada 15 Agustus 2024, akan tetapi korban kembali diputuskan sepihak. Sehingga, korban meminta uang kembali.

"Korban meminta uang kembali tetapi sampai sekarang uang tidak dikembalikan, sehingga korban mengalami kerugian Rp 21,9 juta dan melapor ke Polisi," tutur dia.

Berbekal laporan korban, Polisi melakukan penyelidikan dan pemanggilan terhadap terlapor sebagai saksi. Namun, Junila tidak penuhi panggilan.

"Pelaku sebelumnya di panggil sebagai saksi 2 kali, kemudian dikeluarkan surat perintah membawa saksi dan pelaku di jemput dari kediamannya. Pelaku dilakukan serangkaian pemeriksaan dan gelar perkara, hasilnya pelaku ditetapkan sebagai tersangka," sebut dia.

Berdasarkan pemeriksaan, biro perjalanan pelaku tidak tercantum di kementerian alias fiktif. Hasil pemeriksaan juga, terdapat 10 laporan Polisi dengan modus yang sama.

"Diperkirakan kerugian para korban mencapai 200 juta. Namun, ini juga masih kami dalami," ujar dia.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 378 KUHPidana dan atau Pasal 372 KUHPidana. (Yul/Lua)

Read Entire Article