Meski Ditinggal Donatur, Warga Akan Tuntaskan Pembangunan Masjid di Gunungkidul

5 days ago 9
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Warga bekerja membangun konstruksi dinding penahan tanah Masjid Al-Huda di Pedukuhan Gari, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Selasa (6/1). Foto: Arfiansyah Panji/kumparan

Warga Pedukuhan Gari, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, memutuskan akan tetap membangun Masjid Al Huda yang sebelumnya telah dirobohkan.

Masjid itu dirobohkan warga karena mereka mendapat janji akan ada donatur yang bakal membangun ulang masjid. Salah satu syarat pencairan dana dari donatur, masjid harus roboh.

Namun usai masjid dirobohkan, donatur yang berjanji malah hilang tanpa jejak.

Meski begitu, warga tetap akan menuntaskan pembangunan dengan cara mereka sendiri.

"Insyaallah masyarakat tidak akan menuntut macam-macam. Insyaallah mudah-mudahan pembangunan ini berjalan lancar sesuai dengan harapan masyarakat," kata salah seorang warga Mujiyo (72 tahun), ditemui, Selasa (6/1).

Rewang Dwi Atmojo (72 tahun), seorang warga lainnya, menyatakan warga tak akan membawa kasus ini ke ranah hukum.

"Nggak pernah berpikir sampai situ (membawa ke ranah hukum). Karena ini kan yang kita bangun bisa dibilang rumah Allah. Kalau warga masyarakat punya itikad yang tidak baik nanti jadinya akan tidak baik juga," bebernya.

Dwi mengakui banyak warga yang kecewa donatur tak ada kabar. Tapi mereka semangat menyelesaikan pembangunan.

"Banyak yang kecewa. Tapi kekecewaan tersebut tidak akan menyurutkan semangat warga umat Islam yang ada di Gari. Bahkan menjadikan semangat yang menggebu-gebu untuk membangun masjid ini," kata Dwi.

Pantauan kumparan hari ini, pembangunan telah dimulai. Warga bekerja membangun struktur penahan tanah, atau talud masjid. Biaya pembangunan masjid dengan luas 22 x 18,5 meter ini diperkirakan mencapai Rp 1,8 miliar.

Masjid rencananya akan dibangun dua lantai. Lantai bawah digunakan sebagai basement yang bisa dimanfaatkan seperti untuk menyembelih hewan kurban.

"Belum, baru penambahan-penambahan serambi. Yang dulu belum dikeramik, dikeramik. Tapi untuk bagian pokok-pokok belum pernah (renovasi)," ucanya.

Katanya, sejak dibangun 1984, masjid ini belum pernah direnovasi.

Sisa bangunan Masjid Al-Huda. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Impian renovasi ini bermula pada November lalu. Warga memang telah berencana merenovasi masjid. Gayung bersambut, datang dua orang yakni dari Pedukuhan Gatak yang masih kalurahan Gari berinsial AS dan seorang dari Kapanewon Ngawen berinisial H.

Saat itu H menawarkan ada yayasan yang akan menjadi donatur. Usai masjid dirobohkan warga mencari yayasan yang ada di Tangerang itu untuk konfirmasi.

Warga mengkonfirmasi ke yayasan yang dimaksud serta tokoh yang disebut akan memberikan donasi. Ternyata pihak yang disebut ini tak tahu menahu.