Mulai dari aroma manis yang comforting hingga wangi segar yang membangkitkan mood, berikut beberapa jenis aroma parfum yang paling umum ditemui, lengkap dengan karakter dan contohnya.
Memahami Jenis Aroma Parfum dan Maknanya
Gourmand: Manis, Hangat, dan Menggoda
Aroma gourmand terinspirasi dari hal-hal yang bisa ‘dinikmati’ layaknya makanan. Wanginya sering terasa creamy, hangat, dan penuh kenyamanan, seperti dessert favorit atau secangkir kopi di pagi hari. Gourmand kerap membangkitkan rasa nostalgia dan kesan cozy, cocok bagi kamu yang menyukai wangi manis namun tetap lembut di kulit.
Contoh aroma: vanila, karamel, kopi, cokelat, madu, almond.
Floral: Klasik, Romantis, dan Feminin
Floral adalah jantung dunia parfum. Aroma ini menonjolkan keindahan bunga dengan berbagai karakter, mulai dari lembut, romantis, hingga sensual. Floral ringan seperti mawar Damaskus, lily of the valley, atau tulip memberi kesan bersih dan feminin, sementara white floral seperti tuberose atau jasmine sambac terasa lebih bold dan intens.
Contoh aroma: rose, jasmine, tuberose, lily of the valley, tulip.
Citrus: Segar dan Membangkitkan Mood
Citrus identik dengan kesan bersih, cerah, dan energik. Wanginya ringan dan menyegarkan, sering dijadikan mood booster instan, terutama untuk aktivitas siang hari atau cuaca panas. Citrus biasanya muncul sebagai top notes yang langsung terasa begitu parfum disemprotkan.
Contoh aroma: lemon, jeruk, bergamot, grapefruit, mandarin.
Fruity: Ceria dan Penuh Energi
Berbeda dari citrus yang segarnya tajam, fruity cenderung lebih juicy dan manis. Karakternya playful dan youthful, tapi bisa terasa dewasa ketika dipadukan dengan floral atau musk. Fruity memberi kesan cerah dan menyenangkan tanpa terasa terlalu ringan.

1 week ago
10





































