Mantan PM Bangladesh Khaleda Zia wafat di usia 80 tahun

1 week ago 16
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Washington/Dhaka, Bangladesh (ANTARA) - Mantan Perdana Menteri Bangladesh Khaleda Zia wafat pada usia 80 tahun setelah lama menderita sakit, Partai Nasional Bangladesh (BNP) mengumumkan pada Selasa (30/12).

Wanita pertama yang menjadi perdana menteri negara itu adalah istri dari mendiang Ziaur Rahman, mantan presiden Bangladesh dan pendiri BNP.

Sebelum wafatnya, Zia mengalami berbagai masalah kesehatan, seperti penyakit jantung, diabetes, artritis, sirosis hati, dan masalah ginjal

Dia telah dirawat di RS Evercare di Dhaka sejak 23 November usai mengalami gangguan pernapasan. Kondisi yang memburuk membuatnya terpaksa dipindah ke ruang perawatan intensif pada 27 November.

Dalam beberapa hari terakhir, Zia harus dibantu dengan perangkat penopang hidup (life support) dan menjalani dialisis rutin. Para dokter yang merawatnya menyebut Zia berada dalam kondisi yang sangat kritis.

Penasihat Utama Bangladesh Muhammad Yunus menyatakan bahwa negara itu telah kehilangan tokoh besar.

"Saya sangat berduka dan terpukul atas wafatnya beliau," kata Yunus.

Zia bukan hanya pemimpin partai politik, katanya, tetapi juga bagian penting dalam sejarah Bangladesh.

Pemerintah Bangladesh menetapkan Zia sebagai tokoh negara sangat penting (VVIP) awal tahun ini, mengingat kontribusi dan perjuangannya serta dukungan publik terhadap sang mantan PM.

Khaleda Zia terjun ke politik nasional pada 1982 sepeninggal suaminya. Kepemimpinannya yang kuat menjadi penentu kejatuhan rezim diktator Presiden Hussan Muhammad Ershad yang berlangsung selama sembilan tahun, kata Yunus.

"Karena keberhasilannya di dunia politik, Khaleda Zia menjadi korban balas dendam politik yang ekstrem. Ia divonis 17 tahun penjara atas tuduhan palsu yang dibuat-buat dan harus mendekam lama di penjara," kata Yunus.

Partai-partai politik lain di Bangladesh, termasuk partai Islam Jamaat-e-Islami, juga menyatakan belasungkawa atas wafatnya Zia.

Kondisi kesehatan Zia semakin menurun setelah dipenjara oleh rezim PM Sheikh Hasina yang digulingkan dalam revolusi tahun lalu, menurut BNP.

Hasina diduga mencegah Zia untuk mendapatkan perawatan yang layak dan menghalanginya untuk mendapatkan pengobatan lanjutan di luar negeri.

Setelah Sheikh Hasina kabur ke India pada Agustus tahun lalu, Zia dibebaskan dari tahanan rumah dan dibawa ke Inggris pada Januari lalu untuk menjalani perawatan.

Zia divonis lima tahun penjara pada Februari 2018 atas dakwaan korupsi, tetapi ia diizinkan menjalani tahanan rumah sejak Maret 2020 karena kondisi kesehatannya.

Pada Januari lalu, Mahkamah Agung Bangladesh mengampuni Zia terkait kasus korupsi terbaru yang menjeratnya. Pengampunan itu memungkinkannya maju dalam pemilu yang akan digelar pada Februari 2026.

Khaleda Zia menjadi ujung tombak gerakan sipil selama sembilan tahun melawan rezim Ershad dan menjadi PM wanita pertama Bangladesh pada 1991.

Zia menjadi tokoh oposisi utama selama sebagian besar masa pemerintahan Sheikh Hasina yang berlangsung selama 15 tahun.

Putranya, Tarique Rahman, yang tinggal di Inggris sejak 2008, baru kembali pekan lalu setelah mengasingkan diri selama 17 tahun demi menemui ibunya dan mengambil alih tanggung jawab di BNP.

Ia mengatakan kepulangannya tertunda karena pertimbangan keamanan dan politik, di tengah kritik atas ketidakhadirannya di Bangladesh saat ibunya dalam kondisi kritis.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Pemimpin oposisi Bangladesh ajak massa tahan diri dalam masa transisi
Baca juga: Presiden Bangladesh bebaskan pemimpin oposisi Khaleda Zia

Penerjemah: Nabil Ihsan
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article