Istanbul (ANTARA) - Sejumlah ledakan dahsyat terdengar di Caracas, ibukota Venezuela pada Sabtu, di tengah meningkatnya ketegangan antara Venezuela dengan Amerika Serikat, menurut laporan media.
Video yang beredar di media sosial menunjukkan asap tebal mengepul dari beberapa lokasi di kota tersebut, dan sirene serangan udara terdengar.
Setidaknya tujuh ledakan dilaporkan, dan pesawat terbang rendah terlihat di area tersebut.
Akibatnya, beberapa wilayah di ibukota dilaporkan mengalami pemadaman listrik, termasuk bagian selatan kota dekat pangkalan militer utama.
Hingga saat ini, pihak berwenang belum mengeluarkan pernyataan resmi.
Dalam wawancara yang direkam sebelumnya dan ditayangkan pada Kamis di televisi pemerintah, Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengatakan negaranya terbuka untuk berdialog dengan AS tentang kerja sama untuk memerangi perdagangan narkoba.
Maduro mengatakan dia siap untuk berdialog, "kapan pun mereka menginginkannya, di mana pun mereka menginginkannya, dan bagaimana pun mereka menginginkannya."
Dia menuduh Washington mengejar perubahan rezim di Venezuela, dengan mengatakan tujuannya adalah untuk mendapatkan kendali atas sumber daya minyak negara yang melimpah melalui kampanye tekanan selama berbulan-bulan.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Venezuela siap berdialog dengan AS soal berantas perdagangan narkoba
Baca juga: Venezuela menahan beberapa warga Amerika di tengah tekanan AS
Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Yuni Arisandy Sinaga
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

1 week ago
6





































