Havana (ANTARA) - Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel pada Minggu (4/1) mengumumkan dua hari masa berkabung nasional untuk 32 warga Kuba yang tewas selama serangan militer AS di Venezuela.
Ke-32 korban, yang dikerahkan atas permintaan otoritas Venezuela, sedang menjalankan misi atas nama Angkatan Bersenjata Revolusioner (Revolutionary Armed Forces) Kuba dan Kementerian Dalam Negeri Kuba, demikian disampaikan oleh Diaz-Canel.
Mereka tewas saat melawan serangan tersebut, sebagian korban gugur dalam pertempuran langsung dan sebagian lainnya akibat pengeboman, ungkap Diaz-Canel.
Dia menekankan bahwa kepahlawanan mereka mencerminkan persatuan rakyat Kuba dan komitmen Kuba terhadap solidaritas internasional.
Oleh karena itu, Diaz-Canel mengeluarkan dekret presiden yang menyatakan dua hari masa berkabung nasional dari Senin (5/1) hingga Selasa (6/1).
Selama periode tersebut, bendera nasional akan dikibarkan setengah tiang di gedung-gedung publik dan institusi militer, serta semua pertunjukan publik dan kegiatan perayaan akan ditangguhkan.
Pewarta: Xinhua
Editor: Yuni Arisandy Sinaga
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

6 days ago
10





































