KPK Geledah Kantor hingga Rumah Dinas Ketua PN Depok, Sita USD 50 Ribu

12 hours ago 5
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Rumah dinas Ketua Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka Mariarta dan Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan, Minggu (8/2). Dua pejabat PN depok itu ditangkap KPK terkait suap. Foto: kumparan

KPK menggeledah Pengadilan Negeri Depok terkait kasus dugaan suap dalam perkara sengketa lahan yang menjerat Ketua PN Depok, I Wayan Eka Mariarta.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penggeledahan juga dilakukan di rumah dinas Wayan.

"Penyidik melakukan penggeledahan di Kantor dan Rumah Dinas Ketua PN Depok," kata Budi kepada wartawan, Selasa (10/2).

Budi mengungkapkan, dari penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah barang bukti. Salah satunya uang tunai dalam mata uang Dolar AS setara Rp 840 juta.

"Dalam penggeledahan tersebut, penyidik di antaranya mengamankan dan menyita beberapa dokumen terkait dengan perkara ini, serta uang tunai senilai USD 50 ribu," beber dia.

Ketua Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka Mariarta berjalan menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan setelah terjerat Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (7/2/2026). Foto: Indrianto Eko Suwarso/ANTARA FOTO

Budi mengatakan, barang bukti yang didapat akan dianalisis oleh penyidik.

"Selanjutnya penyidik akan menganalisis temuan dalam penggeledahan ini untuk menguatkan bukti-bukti yang didapat dalam peristiwa tangkap tangan pekan lalu," ujarnya.

Belum ada keterangan dari Wayan Eka mengenai penggeledahan maupun penyitaan yang dilakukan KPK.

Kasus Suap Hakim di Depok

Dalam kasus ini, Wayan dijerat tersangka bersama empat orang lainnya, yakni:

  • Bambang Setyawan selaku Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok;

  • Yohansyah Maruanaya selaku Juru Sita di PN Depok;

  • Trisnadi Yulrisman selaku Direktur Utama PT Karabha Digdaya (KD); dan

  • Berliana Tri Kusuma selaku Head Corporate Legal PT KD.

Perkara bermula saat PT KD memenangkan perkara sengketa lahan dengan masyarakat di Pengadilan Negeri Depok. Lahan itu berlokasi di Tapos, Depok, dengan luas 6.500 meter persegi.

Setelah putusan inkrah, PT KD ingin agar lahan itu segera dilakukan eksekusi. Permohonan eksekusi pun dikirimkan ke PN Depok.

Mendapat permohonan eksekusi, Wayan dan Bambang lalu memerintahkan Yohansyah untuk membuat kesepakatan dengan PT KD terkait permintaan uang. Wayan dan Bambang melalui Yohansyah meminta fee sebesar Rp 1 miliar untuk eksekusi.

Namun, PT KD tak menyanggupinya, tarif akhirnya disepakati sebesar Rp 850 juta. Saat penyerahan uang dilakukan, KPK langsung menggelar OTT.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 605 huruf a dan/atau Pasal 606 angka (1) KUHP. Khusus Bambang Setyawan dia juga dijerat sebagai tersangka gratifikasi karena diduga ada transaksi mencurigakan sebesar Rp 2,5 miliar di rekeningnya.

Read Entire Article