Korban pelecehan seksual (ilustrasi). Menurut Komnas Perempuan, berdiri bersama korban pelecehan seksual merupakan langkah penting untuk menguatkan keberanian korban dalam mengungkapkan pengalaman kekerasan yang dialaminya.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mohan Hazian, pendiri jenama streatwear Thanksinsomnia, tengah menjadi sorotan setelah diduga melecehkan perempuan yang menjadi talent model untuk brand-nya. Isu ini mulai mencuat setelah perempuan berinisial Saa dan dikenal lewat akun @aarumanis mengaku pernah menjadi korban pelecehan seksual oleh sosok M pada 2025.
Namun sayangnya, masih ada warganet yang cenderung menyalahkan korban yang memilih speak up serta membela terduga pelaku. Padahal menurut Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan, berdiri bersama korban pelecehan seksual sangatlah krusial.
Ketua Divisi Resource Center Komnas Perempuan, Chatarina Pancer Istiyani, mengatakan berdiri bersama korban merupakan langkah penting untuk menguatkan keberanian korban dalam mengungkapkan pengalaman kekerasan yang dialaminya. Selain itu, berdiri bersama korban penting untuk mencegah terjadi kekerasan berulang.
"Dukungan sosial sangat berpengaruh untuk menguatkan korban agar lebih berani bersuara. Ketika korban merasa didukung, mereka akan lebih aman dan sanggup melapor serta memperjuangkan hak-haknya dalam proses penanganan, pemulihan, dan perlindungan," kata Chatarina saat dihubungi Republika, Selasa (10/2/2026).
la menekankan dukungan terhadap korban tidak boleh terbatas pada orang-orang terdekat saja, tetapi juga harus melibatkan lembaga layanan, aparat penegak hukum, serta media. Menurutnya, keberpihakan kolektif ini juga berperan penting dalam mencegah terjadinya kekerasan berulang.

12 hours ago
6







































