Jakarta (ANTARA) - Kementerian Luar Negeri RI berhasil mengevakuasi tiga WNI yang terjebak di Pulau Sokotra, Yaman akibat keterbatasan akses untuk kembali ke tanah air.
Pemulangan tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan Perwakilan RI di Kawasan Timur Tengah, khususnya KBRI Muscat, KBRI Riyadh, KBRI Abu Dhabi, KJRI Jeddah dan dengan dukungan otoritas Arab Saudi serta Yaman.
"Pada hari ini ketiga WNI tersebut pada pukul 10.30 waktu setempat telah diterbangkan dari Pulau Sokotra menuju Jeddah untuk transit, dan akan melanjutkan perjalanan ke Indonesia pada pukul 17.30 waktu setempat," kata Juru Bicara Kemlu Vahd Nabyl A. Mulachela melalui rekaman video di Jakarta, Jumat.
Menurut Nabyl, ketiga WNI tersebut kini dalam kondisi baik.
Pada kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa Kemlu RI juga mengimbau seluruh WNI yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri untuk selalu memperhatikan dan mematuhi imbauan perjalanan.
Lebih lanjut, para WNI juga diimbau untuk mengikuti perkembangan situasi di negara tujuan serta meningkatkan kewaspadaan, terlebih jika hendak bepergian ke wilayah yang rawan dan berisiko.
Sebelumnya pada Kamis, Plt. Direktur Pelindungan WNI (PWNI) Kemlu RI Heni Hamidah mengatakan tiga WNI terjebak di Pulau Sokotra akibat wilayah udara di Yaman ditutup oleh pemerintah Saudi pada saat serangan militer ke pelabuhan Makala Yaman pada 30 Desember lalu.
Menurutnya, para WNI itu masuk ke Sokotra melalui jasa operasi wisata tur Sokotra yang berbasis di Uni Emirat Arab (UEA) dan tidak dapat keluar dari sana karena tidak ada penerbangan yang beroperasi.
Baca juga: Kemlu berupaya pulangkan WNI yang terjebak di Yaman
Baca juga: Kemlu serukan pihak berkonflik di Yaman mengedepankan dialog inklusif
Pewarta: Asri Mayang Sari
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

1 day ago
1





































