Kemen-P2MI lepas 243 PMI ke Korsel, fokus pelindungan dan keahlian

6 days ago 11
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Kemen-P2MI) melepas keberangkatan 243 pekerja migran Indonesia (PMI) ke Korea Selatan sekaligus mengadakan pembekalan bagi 314 calon PMI melalui skema penempatan government to government (G to G).

"Hari ini kita melaksanakan orientasi pra pemberangkatan bagi calon PMI yang akan berangkat ke Korea Selatan. Ini merupakan bagian dari proses pelindungan, mulai dari sebelum bekerja, saat bekerja, hingga setelah bekerja," kata Menteri P2MI Mukhtarudin di BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata, Jawa Barat, Senin.

Dalam siaran pers Kemen-P2MI di Jakarta, Mukhtarudin mengatakan bahwa melalui pembekalan ini, para calon pekerja migran dipersiapkan agar mampu beradaptasi, bekerja secara profesional, dan terlindungi selama masa penempatan.

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Korea Selatan yang selama ini menjadi mitra strategis Indonesia, tidak hanya dalam penempatan tenaga kerja, tetapi juga kerja sama di berbagai sektor strategis yang lain.

Menurutnya, saat ini Indonesia mulai menempatkan tenaga kerja ke sejumlah sektor dengan keahlian menengah hingga tinggi.

Beberapa waktu lalu pemerintah juga telah mengirim pekerja Indonesia ke industri strategis pertahanan Korea Selatan melalui skema visa E7.

"Kita sudah mengirim tahap awal untuk penempatan tenaga kerja berkeahlian tinggi ke Korea Selatan. Artinya, peluang kerja sama ini terbuka untuk tenaga kerja berkeahlian rendah, menengah, hingga tinggi," katanya.

Mukhtarudin menekankan bahwa proses yang dilalui pekerja migran tidaklah mudah, mulai dari pelatihan, peningkatan keterampilan, hingga lulus ujian bahasa, semuanya merupakan tahapan panjang yang patut diapresiasi.

"Saya ucapkan selamat. Tidak mudah sampai ke tahapan ini. Maka manfaatkan lima hari orientasi pra pemberangkatan ini dengan sebaik-baiknya," ucapnya.

Selain itu, Mukhtarudin juga berpesan agar para PMI menjaga nama baik bangsa selama bekerja di Korea Selatan, mematuhi aturan setempat, serta menghormati budaya dan kebiasaan masyarakat setempat.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan mereka untuk tidak meninggalkan pekerjaan secara sepihak atau kabur dari tempat kerja, yang menurutnya tidak hanya merugikan diri sendiri, namun juga merusak kepercayaan pemberi kerja untuk pekerja Indonesia.

"Saya minta dari 243 orang ini tidak ada yang kabur dan tidak ada yang pulang di tengah jalan. Ini penting untuk menjaga kepercayaan dan nama baik bangsa," katanya.

Senada dengan itu, Direktur Indonesia EPS Center, Choi Ho Yoeng, turut mengucapkan selamat kepada PMI yang akan berangkat ke Korea Selatan sekaligus mengapresiasi capaian selama proses pelatihan.

"Melihat Anda banyak yang akan pergi ke Korea, saya mengucapkan selamat dari hati yang paling dalam. Anda semua sudah berhasil melewati ujian bahasa Korea, uji keterampilan, dan penandatanganan kontrak kerja. Ini sangat luar biasa," katanya.

Namun demikian, Choi mengingatkan bahwa keberhasilan tersebut bukanlah akhir, melainkan awal dari tantangan yang lebih besar.

Menurutnya, bekerja dan tinggal di Korea Selatan membutuhkan kesiapan mental yang kuat. "Bekerja dan tinggal di Korea akan jauh lebih sulit. Mohon persiapkan diri dan mental dengan kuat," kata dia.

Choi menekankan tiga hal utama yang harus menjadi pegangan PMI selama bekerja di Korea Selatan, yakni keselamatan, kesehatan, serta kemampuan berbahasa dan keterampilan kerja.

"Saya selalu menekankan tiga hal, yaitu keselamatan, kesehatan, serta terus belajar bahasa Korea dan meningkatkan keterampilan. Lima tahun lagi, jika Anda pulang ke Indonesia dengan membawa tiga hal ini, berarti anda sudah sukses," katanya.

Baca juga: KP2MI ingatkan pekerja Indonesia tidak kabur saat bekerja di LN

Baca juga: KP2MI bidik Eropa, Amerika, Australia untuk 500 ribu PMI pada 2026

Pewarta: Asri Mayang Sari
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article