Kebahagiaan, Resiliensi, dan Tanggung Jawab Negara

2 days ago 20
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan saat menghadiri Perayaan Natal Nasional 2025 di Jakarta, Senin (5/1/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Presiden Prabowo Subianto mengaku terharu setelah Indonesia dinobatkan sebagai negara paling bahagia di dunia berdasarkan survei global. Survei tersebut dilakukan secara kolaboratif oleh Harvard University, Baylor University, dan lembaga riset internasional Gallup untuk mengukur tingkat kebahagiaan masyarakat di hampir 200 negara.

Indonesia tercatat sebagai negara dengan tingkat kesejahteraan menyeluruh (flourishing) tertinggi di dunia, sebagaimana dipublikasikan dalam riset terbaru Harvard University yang dimuat dalam jurnal Nature Mental Health.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam perayaan Puncak Natal Nasional 2025 di Tennis Indoor, Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Senin (5/1/2026).

Ia menilai capaian tersebut sebagai sesuatu yang unik, mengingat mayoritas masyarakat Indonesia masih hidup dalam kesederhanaan dan belum sepenuhnya sejahtera secara ekonomi, tetapi tetap menyatakan diri mereka bahagia.

Riset bertajuk Global Flourishing Study itu melibatkan lebih dari 203.000 responden di 22 negara, dengan indikator penilaian yang mencakup kesehatan, kebahagiaan, makna hidup, karakter, relasi sosial, ketahanan finansial, hingga aspek spiritualitas. Hasilnya menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia menempati posisi teratas dalam dimensi kebahagiaan secara menyeluruh.

Dekorasi pohon natal dari buah lokal berada di dekat layar yang menampilkan Presiden Prabowo Subianto yang tengah memberikan arahan saat menghadiri perayaan Natal Nasional 2025 di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Senin (5/1/2026). Foto: Hafidz Mubarak A/ ANTARA FOTO

Penyebutan hasil riset ini dalam forum keagamaan nasional memuat pesan simbolik yang kuat. Hasil riset menegaskan bahwa kebahagiaan masyarakat Indonesia tidak semata diukur dari indikator material, tetapi juga ditopang oleh spiritualitas, relasi sosial, dan daya tahan kolektif.

Namun, justru di titik inilah negara perlu bersikap reflektif. Pengakuan global atas kebahagiaan rakyat seharusnya tidak berhenti sebagai narasi penghiburan atau legitimasi simbolik, tetapi menjadi panggilan kebijakan untuk memastikan bahwa kebahagiaan tersebut tidak terus tumbuh di atas fondasi keterbatasan struktural.

Temuan ini menjadi semakin bermakna jika dibaca dalam konteks resilience masyarakat Indonesia di tengah tekanan struktural yang masih berlangsung. Ketimpangan ekonomi belum sepenuhnya terurai, sementara akses terhadap layanan dasar—seperti kesehatan, pendidikan, dan sanitasi—masih terbatas di banyak wilayah.

Di saat yang sama, kerentanan sosial masih membayangi sebagian warga negara, meski sejumlah indikator makro menunjukkan perbaikan, distribusi kesejahteraan, serta akses layanan publik tetap timpang antarwilayah dan kelompok sosial.

Dalam kondisi seperti ini, kebahagiaan yang dirasakan masyarakat kerap lahir bukan dari hadirnya struktur yang adil, melainkan dari kemampuan beradaptasi, solidaritas sosial, dan kekuatan relasi komunitas yang menopang kehidupan sehari-hari.

Di sinilah pentingnya membaca data kebahagiaan secara hati-hati. Daniel Kahneman—peraih Nobel Ekonomi yang pemikirannya banyak memengaruhi kajian kebijakan publik—pernah mengingatkan bahwa manusia memiliki kemampuan adaptasi yang luar biasa, bahkan ketika hidup dijalani dalam kondisi yang tidak ideal.

Peraih Nobel Ekonomi 2002 Daniel Kahneman. Foto: Fred Prouser/REUTERS

Kahneman dalam pelbagai risetnya menjelaskan bahwa emosi positif, relasi sosial, dan stabilitas psikologis kerap tetap bertahan meski struktur kebijakan tidak sepenuhnya adil. Karena itu, kebahagiaan subjektif tidak selalu sejalan dengan kesejahteraan objektif.

Dalam bukunya Thinking, Fast and Slow yang terbit pada 2011, Kahneman membedakan antara experiencing self dan remembering self. Experiencing self berkaitan dengan bagaimana seseorang merasakan hidupnya dari hari ke hari, rasa syukur, kebersamaan, dan ketenangan batin. Sement...

Read Entire Article