Habiburokhman: KUHP-KUHAP Sudah yang Terbaik, Hukuman Mengacu Mens Rea

1 hour ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
RDPU Komisi III DPR RI dengan Dekan dan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Achmad Yani di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026). Foto: Abid Raihan/kumparan

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyebut Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru yang mulai berlaku pada 2 Januari 2026 sudah yang terbaik.

Hal ini ia sampaikan saat menerima kunjungan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) di ruang komisinya di Senayan, Jakarta, Selasa (13/1). Menurutnya, KUHP-KUHAP baru telah menggugurkan aturan hukum pidana warisan kolonial dan Orde Baru.

“Kemarin kita sudah menyelesaikan dua Undang-Undang yang paling penting terkait hukum, yaitu KUHP dan KUHAP. Terlepas dari masih banyaknya kritikan, tapi menurut kami itulah yang terbaik yang bisa kami lakukan,” ucap Habiburokhman.

“Kita paham sekali dua masalah hukum utama kita, sejak zaman kemerdekaan kemudian setelah reformasi itu adalah KUHP yang produk kolonial warisan Belanda dan KUHAP yang produk orde baru, warisan orde baru,” tambah politikus Gerindra ini.

Menurut Habiburokhman, KUHP lama perlu diganti karena cenderung menjadi alat represi kekuasaan. Juga menganut asas monistis — yang tak melihat niat dari seseorang melakukan tindak pidana.

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman saat saat memimpin RDPU di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (15/10/2025). Foto: Dok. DPR RI

“Kita paham hukum di masa itu adalah sekadar alat represi dari kekuasaan, digunakan bukan sekadar mencari keadilan, tapi sebagai alat represi kekuasaan. Dan kita perbaiki itu semua, dari pondasinya pun kita perbaiki,” tutur Habiburokhman.

“KUHP kita itu selama berlaku, mungkin 100 tahun sudah ya, sejak zaman kolonial menganut atas monisitis, artinya penjatuhan hukum pidana itu berdasarkan terjadi atau tidaknya peristiwa pidana saja, tidak mengacu pada mens rea (niat), tidak mengacu pada sikap batin orang yang melakukan pidana. Itu kita bongkar, kita bikin fondasi yang jauh lebih berkeadilan di KUHP baru,” ujar doktor hukum dari UNS ini.

Mens Rea Jadi Pertimbangan Krusial

Habiburokhman menegaskan bahwa KUHP dan KUHAP baru mengacu pada asas dualistis, yaitu dalam penjatuhan hukuman pidana, mens rea atau niat di balik seseorang melakukan tindak pidana akan menjadi pertimbangan yang krusial.

“Walaupun kami cuma mengesahkan saja karena sebagian besar KUHP baru itu dibahas di sebelum tahun 2019, saya di periode kedua ada beberapa pasal yang ikut mengesahkan tapi disahkannya di tahun 2023, tapi pondasi dasarnya memang sudah sangat baik KUHP baru. Nah itu mengubah asas monistis menjadi dualistis,” jelas anggota DPR periode 2019-2024 dan 2024-2029 ini.

Read Entire Article