Fenomena "New Year, New Me": antara Harapan, Efek Media Sosial, dan Rasa Syukur

4 days ago 6
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Ilustrasi merayakan Tahun Baru. Foto: Sellwell/Shutterstock

“Tahun depan jangan nangis lagi ya.”

“I hope I getting better next year.”

“2026 please be nice to me”

Beberapa kalimat seperti ini seringkali kita temui di laman media sosial terutama ketika menjelang pergantian bulan atau tahun. Seperti di video TikTok atau reels Instagram. Hal inilah yang menjadi pergumulan di kepala dan memunculkan beberapa pertanyaan. Namun menariknya, mungkin hanya sebagian yang benar-benar mau menengok ke belakang dan bersyukur atas perjalanan hidup yang sudah dialami.

Tetapi, hal seperti ini tidak bisa disalahkan atau dinilai sebelah mata. Kebanyakan orang berharap untuk menjadi lebih baik. Namun, pernahkah kita bertanya mengapa kebanyakan orang lebih memilih berharap pada masa depan daripada melihat kembali kilas balik kehidupannya?

Efek “Fresh Start”: Otak yang Suka Merasa Mulai dari Nol

Fenomena ini dijelaskan dalam penelitian Hengchen Dai, Katherine Milkman, dan Jason Riis dari University of Pennsylvania. Mereka menyebutnya sebagai Fresh Start Effect.

Menurut penelitian tersebut, pergantian waktu seperti tahun baru, ulang tahun, atau awal bulan membuat otak merasa memiliki kesempatan memulai ulang hidup.

“Pergantian tahun menciptakan jarak psikologis antara diri kita yang lama dan diri kita yang baru. Dari sinilah muncul keyakinan bahwa masa depan harus lebih baik,” tulis Dai dalam penelitiannya.

Karena itulah, banyak orang menganggap tahun baru sebagai momen mental untuk “reset” hidup dan berharap untuk berubah menjadi “lebih baik”.

Harapan Adalah Cara Manusia Bertahan

Beberapa harapan merupakan sesuatu yang bisa menghidupi usaha yang sudah kita lakukan. Agar kita bersemangat dan mau menjalaninya. Misalnya saat berulang tahun, kita bisa saja untuk berharap agar mendapat umur yang panjang untuk bisa sukses ke depannya. Terutama untuk mewujudkan cita-cita yang kita dambakan. Hal ini pun ditegaskan oleh seorang ahli psikologi. Psikolog C.R. Snyder melalui Hope Theory menjelaskan bahwa manusia butuh harapan agar tetap bertahan secara emosional.

Tuturnya, harapan membuat manusia merasa:

Psikolog klinis Indonesia, Anjasmariani, M.Psi, juga pernah menyampaikan dalam sesi edukasi publiknya, bahwa harapan membantu manusia mengurangi kecemasan.

“Bagi banyak orang, berbicara tentang masa depan yang lebih baik adalah cara untuk menguatkan diri. Itu bentuk self-healing sederhana,” jelasnya.