Didakwa Jaksa Korupsi Rp 1,3 Triliun, Bos Sritex Minta Dibebaskan

6 days ago 10
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Dua bos PT Sritex Iwan Setiawan Lukminto (kemeja coklat) dan Iwan Kurniawan Lukminto (kemeja putih) dalam sidang eksepsi di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (5/1/2026). Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan

Dua bos PT Sritex Iwan Setiawan Lukminto dan Iwan Kurniawan Lukminto meminta dibebaskan dalam kasus korupsi yang menjerat dua bersaudara pemilik pabrik tekstil itu.

Hal tersebut dikatakan mantan Komisaris Utama PT Sritex Iwan Setiawan Lukminto dalam sidang pembacaan nota keberatan di Pengadilan Tipikor Semarang pada Senin (5/12).

Iwan awalnya berdalih kegagalannya membayar utang bank yang berujung kerugian negara diakibatkan karena pandemi Covid-19. Padahal pihaknya sudah berusaha mencicil dan melunasi utang-utang di Bank DKI, Bank BJB, dan Bank Jateng sebelum pandemi Covid-19.

Namun ketika pandemi melanda tepatnya pada Maret 2020, bisnisnya ikut terganggu lantaran kesulitan melakukan ekspor ke luar negeri dan mendapat bahan baku. Ia pun kesulitan membayar utang-utangnya.

"Bahwa pandemi COVID-19 sangat berpengaruh terhadap produksi dan pemasaran Sritex. Mengakibatkan pembayaran mengalami keterlambatan," ujar Iwan.

Dua bos PT Sritex Iwan Setiawan Lukminto (kemeja coklat) dan Iwan Kurniawan Lukminto (kemeja putih) dalam sidang eksepsi di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (5/1/2026). Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan

Selain itu, penjualan Sritex juga terganggu imbas perang antara Rusia dan Ukraina pada 2022. Akibat konflik itu Sritex merugi karena bahan baku anjlok hingga 40 persen padahal stok sudah telanjur dibeli sebelumnya.

"Akibatnya gangguan pada market di Eropa dan Amerika sehingga PT Sritex mengalami penurunan penjualan," imbuh dia.

Iwan mengeklaim, kondisi itu membuat perusahaan hanya bisa menyelesaikan operasional dasar seperti membayar gaji karyawan dan menjalankan kewajiban dalam perjanjian PKPU.

Buruh mengendarai sepeda keluar dari pabrik PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) di Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (24/10/2024). Foto: Mohammad Ayudha/ANTARA FOTO

Puncaknya pada Oktober 2024, PT Sritex resmi dinyatakan pailit berdasarkan putusan Pengadilan Niaga Semarang yang dikuatkan Mahkamah Agung.

Iwan menilai dakwaan jaksa terkait kerugian negara masih terlalu dini atau prematur dengan segala kondisi yang dialami perusahannya. Selain itu, menurutnya belum ada kepastian nilai kerugian karena tagihan bank masih menunggu pemberesan harta pailit oleh kurator.

"Dakwa penuntut umum prematur karena terkait perkara yang didakwakan belum terdapat nilai kerugian negara yang nyata dan pasti sebagaimana persyaratan dalam putusan MK nomor 25/PUU Romawi 14/2016," tegas Iwan.

Dalam sidang ini, keduanya meminta majelis hakim yang dipimpin Rommel Franciskus Tampubolon menerima seluruh eksepsi yang diajukan. Termasuk membebaskan keduanya dari segala dakwaan dan tidak ditahan lagi.

"Demikian nota keberatan kami sampaikan," kata Iwan.

Sebelumnya jaksa mendakwa mantan Komisaris Utama PT Sritex Iwan Setiawan Lukminto dan mantan Direktur Utama PT Sritex Iwan Kurniawan melakukan korupsi fasilitas kredit pada Bank Jateng, Bank BJB, dan Bank DKI yang merugikan keuangan negara hingga Rp1,3 triliun.

Read Entire Article