Washington (ANTARA) - Wakil presiden dan menteri perminyakan, Delcy Rodriguez, diambil sumpah sebagai presiden sementara Venezuela pada Senin menyusul penculikan Presiden Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat pada Sabtu (3/1).
"Saya bersumpah atas nama Panglima Hugo Chavez," kata Delcy Rodriguez di hadapan Majelis Nasional Venezuela di Caracas, merujuk pada presiden Venezuela periode 1999-2013.
Ia pun menyatakan keprihatinan mendalam atas penculikan Maduro dan istrinya, Cilia Flores. "Saya merasa sedih atas penculikan dua pahlawan yang kini menjadi sandera di Amerika Serikat," ucap dia.
Maduro dan Flores ditangkap personel AS dalam sebuah operasi pada Sabtu dini hari. Mereka langsung dibawa ke New York, di mana mereka menghadapi dakwaan atas pidana narkoba dan kepemilikan senjata api.
Setelah penangkapan Maduro oleh AS, Mahkamah Agung Venezuela memerintahkan Rodriguez untuk "segera" menjabat sebagai presiden sementara.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump bersumpah akan menegaskan kontrol AS di Venezuela untuk sementara waktu, termasuk dengan mengerahkan personel militer AS apabila diperlukan.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Maduro nyatakan tak bersalah atas semua dakwaan di pengadilan New York
Baca juga: Dampak global aksi militer penangkapan Presiden Venezuela Maduro
Penerjemah: Nabil Ihsan
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

5 days ago
7





































