Beijing (ANTARA) - Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China merilis rencana kerja untuk memperdalam integrasi internet industri dan kecerdasan buatan (AI), sebagai bagian dari upaya yang lebih luas dalam memperkuat sektor manufaktur negara tersebut.
Menurut rencana tersebut, per 2028, tingkat integrasi antara internet industri dan AI akan mencatatkan peningkatan signifikan, dengan pembaruan jaringan industri tipe baru akan dilakukan di tidak kurang dari 50.000 perusahaan.
Dokumen rencana kerja itu juga menyerukan pengembangan sejumlah kumpulan data (dataset) berkualitas tinggi di 20 industri utama dan pembinaan sekelompok penyedia solusi cerdas untuk mendorong peningkatan (upgrade) terkoordinasi di antara perusahaan besar, menengah, maupun kecil.
China sedang mempercepat integrasi AI ke dalam manufaktur sebagai bagian dari upayanya untuk membentuk kembali basis industrinya dan mendongkrak posisinya di rantai nilai global.
Misalnya, pada Agustus lalu, Shanghai telah mengumumkan rencana implementasi "AI plus manufaktur" selama tiga tahun, yang mencakup berbagai langkah untuk mencapai berbagai terobosan dalam teknologi kecerdasan industri.
Pewarta: Xinhua
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

3 days ago
13





































