Washington (ANTARA) - Amerika Serikat menyambut baik upaya Kamboja dan Thailand untuk melaksanakan gencatan senjata, kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott, pada Rabu.
"Amerika Serikat menyambut baik upaya tegas pemerintah Kamboja dan Thailand untuk melaksanakan perjanjian gencatan senjata pada 27 Desember. Ini menunjukkan komitmen kedua negara terhadap perdamaian abadi dengan menerapkan ketentuan Perjanjian Perdamaian Kuala Lumpur," kata Pigott dalam pernyataan tersebut.
Washington juga menyambut baik pembebasan 18 tentara Kamboja oleh Thailand sebagai langkah positif menuju pembangunan kembali hubungan antara kedua negara, imbuhnya.
Menteri Pertahanan Thailand Natthaphon Narkphanit mengatakan pada Sabtu bahwa gencatan senjata antara Thailand dan Kamboja mulai berlaku pada pukul 12:00 waktu setempat (waktu setempat) pada 27 Desember.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova pada Senin juga mengatakan bahwa Moskow menyambut baik perjanjian gencatan senjata yang dicapai antara Thailand dan Kamboja.
Sumber: Sputnik-OANA
Penerjemah: Katriana
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

1 week ago
20





































