OJK minta sektor jasa keuangan terus cermati risiko konflik Venezuela

22 hours ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta pelaku jasa keuangan untuk terus mencermati dan melakukan pemantauan yang intensif terhadap risiko pasar, likuiditas, dan kredit serta merespons perkembangan geopolitik terkini yang melibatkan Amerika Serikat (AS) dan Venezuela.

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan bahwa hal itu tetap perlu dilakukan meskipun dampak konflik kedua negara terhadap perekonomian Indonesia tidak terlihat dalam jangka pendek.

“Sekalipun demikian, kita tentu juga harus mencermati perkembangan dan risikonya kepada perekonomian dan sektor jasa keuangan dalam jangka menengah panjang,” kata Mahendra dalam konferensi pers RDKB Desember 2025 secara daring di Jakarta, Jumat.

Secara umum, ujar Mahendra, para pelaku jasa keuangan termasuk di pasar keuangan masih terus mencermati perkembangan konflik antara AS dan Venezuela, serta mencermati potensi dampak terhadap stabilitas politik dan pasar keuangan global.

Ia mengingatkan bahwa risiko geopolitik, bahkan sebelum tensi antara AS dan Venezuela, sudah menyebabkan ketidakpastian yang tinggi pada proses pertumbuhan serta stabilitas ekonomi dan keuangan global.

“Setelah Ukraina oleh Rusia, Palestina atau Gaza oleh Israel, kini Venezuela oleh AS. Tentu preseden-preseden ini menimbulkan kekhawatiran ke depan untuk hal-hal serupa, karena ternyata bisa dilakukan tanpa konsekuensi yang memberatkan secara real pada negara yang melakukan pelanggaran itu,” kata Mahendra.

ia menambahkan bahwa situasi ini menjadi semakin sulit mengingat lembaga multilateral dan internasional sudah memprakirakan pertumbuhan ekonomi dunia pada 2026 tidak mencapai 3 persen, menjadi pertumbuhan terendah pascapandemi COVID-19.

Adapun sejauh ini, OJK menilai stabilitas sektor jasa keuangan tetap terjaga, berdasarkan hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) pada 24 Desember 2025.

Berdasarkan rilis data global, Mahendra menyampaikan bahwa perekonomian dunia menunjukkan perbaikan meski kinerja ekonomi Tiongkok berada di bawah ekspektasi. Aktivitas manufaktur global juga tetap berada di zona ekspansi dengan laju yang termoderasi.

Di AS, perekonomian menunjukkan kinerja yang relatif solid dengan PDB untuk kuartal ketiga 2025 tumbuh 4,3 persen, lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya dan di atas konsensus pasar. Sementara di Tiongkok, perlambatan ekonomi masih berlanjut dengan konsumsi rumah tangga masih tertahan.

Perkembangan-perkembangan ini mendorong sejumlah bank sentral kembali menempuh kebijakan akomodatifnya. The Fed memangkas Federal Funds Rate (FFR) dan Bank of England pada Desember 2025 juga kembali memangkas suku bunga acuan.

Namun, Bank of Japan menaikkan suku bunga kebijakan ke level tertinggi dalam tiga dasawarsa terakhir karena didorong oleh tekanan inflasi yang relatif persisten di Jepang. Perbedaan arah kebijakan dari bank-bank sentral turut mempengaruhi dinamika pasar keuangan global.

Di tengah dinamika global, perekonomian domestik pada Desember 2025 mencatatkan inflasi inti yang meningkat, sektor manufaktur terpantau masih ekspansif, serta kinerja eksternal terjaga dengan neraca perdagangan yang mencatatkan surplus.

Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article