Indef proyeksikan MBG tingkatkan PDB hingga 0,17 persen pada 2040

1 day ago 6
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
proyeksi tersebut merupakan hasil riset dan analisis menggunakan model Overlapping Generation Indonesia

Jakarta (ANTARA) - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi berkontribusi terhadap peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) nasional sebesar 0,15 persen hingga 0,17 persen pada 2040.

Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef M Rizal Taufikurahman mengatakan proyeksi tersebut merupakan hasil riset dan analisis menggunakan model Overlapping Generation Indonesia (OG IDN).

“PDB atau GDP (Gross Domestic Product) meningkat moderat dengan puncaknya di angka 0,15 sampai 0,17 persen pada awal 2040-an,” ucap M Rizal Taufikurahman di Jakarta, Kamis.

Ia menuturkan kenaikan PDB tersebut didorong oleh peningkatan produktivitas tenaga kerja yang terjadi secara bertahap seiring dengan membaiknya kondisi kesehatan penerima manfaat program saat mereka memasuki usia kerja berkat pemenuhan gizi dari program MBG selama masa sekolah.

Meskipun demikian, ia menyatakan bahwa terdapat potensi penurunan dari sisi pasar tenaga kerja sebesar 0,05 persen hingga 0,07 persen, suplai tenaga kerja sebesar kurang dari 0,06 persen, serta upah riil sebesar 0,6 persen.

Namun, Rizal menilai hal tersebut bukan disinsentif kerja, tapi merupakan dampak dari efisiensi produktivitas sehingga tenaga kerja dapat menghasilkan output (hasil kerja) yang sama atau lebih besar dengan periode kerja yang lebih singkat.

“Penurunan ini cerminan dari income effect, di mana peningkatan kesejahteraan membuat kemungkinan besar rumah tangga itu mengurangi jam kerja tanpa menurunkan utilitas, dengan asumsinya ini adalah tenaga kerja formal,” ujarnya.

“Untuk itu, secara agregat MBG memang tidak melemahkan market (pasar) tenaga kerja, dan itu terbukti dari penyerapan jumlah tenaga kerja, tetapi meningkatkan efisiensi melalui perbaikan kualitas modal (sumber daya) manusia,” lanjut Rizal.

Selain dampak terhadap produktivitas tenaga kerja, ia juga menyoroti dampak MBG terhadap kesejahteraan antargenerasi, khususnya dalam konteks konsumsi rumah tangga.

Ia menuturkan peningkatan kesehatan yang dihasilkan dari asupan gizi yang lebih baik akan berkorelasi positif dengan pola konsumsi masyarakat di masa depan, mengingat konsumsi rumah tangga akan mengalami perbaikan seiring dengan meningkatnya kualitas kesehatan antargenerasi.

Namun, pihaknya menemukan bahwa konsumsi rumah tangga justru diproyeksikan naik lebih tinggi pada kelompok masyarakat dengan kelas ekonomi menengah dan tinggi, dibandingkan kelompok masyarakat kelas bawah.

“Ini menunjukkan apa? Bahwa efek kesejahteraan itu tidak hanya terkonsentrasi pada rumah tangga miskin. Di rumah tangga miskin ini tetap naik konsumsinya meskipun kecil, tapi manfaat ini lebih banyak terinternalisasi dalam bentuk perbaikan gizi anak, tidak ekspansi konsumsi secara langsung,” kata Rizal.

Baca juga: Purbaya yakin Program MBG bisa cepat serap anggaran di kuartal I 2026

Baca juga: Bappenas: Transformasi belanja negara diarahkan ke Danantara dan MBG

Baca juga: Indef: Pemilahan sampah kunci utama untuk implementasi PSEL

Pewarta: Uyu Septiyati Liman
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article