Ki Sunda: Kearifan Lokal yang Menjaga Alam dari Gunung sampai Pantai

2 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

“Gunung teu meunang dilebur, sagara teu meunang di ruksak, buyut teu meunang di rempak”

“Gunung Kaian, Gawir Awian, Lebak Sawahan.”

Anda pernah dengar kalimat kalimat seperti diatas? akhir akhir ini sering diucapkan beberapa pimpinan daerah Jawa Barat

Di tengah derasnya pembangunan dan tekanan ekologis, masyarakat Sunda telah lama mengembangkan sistem pengelolaan ruang dan lingkungan yang canggih—bahkan sebelum istilah “berkelanjutan” populer. Falsafah hidup ini, yang dikenal di kalangan masyarakat sunda secara turun menurun sebagai Ki Sunda, bukan sekadar tradisi, melainkan ilmu tata kelola lingkungan yang detail dan fungsional, membagi wilayah dari hulu ke hilir dengan fungsi yang saling mendukung.

Daerah Gunung Puntang, kabupaten Bandung, salah satu tujuan wisata alam dan sejarah di rangkaian pegunungan Malabar. Doc. Pribadi

Mari kita telusuri prinsip-prinsip utamanya, yang masih relevan untuk menjawab tantangan banjir, kekeringan, dan degradasi lahan hari ini.

1. Filosofi Konservasi Lahan Atas (Hulu): Menjaga “Kepala” Wilayah

Prinsip ini memandang daerah pegunungan dan perbukitan sebagai “kepala” yang harus dijaga agar “tubuh” wilayah di bawahnya sehat. Filosofinya sederhana: lindungi yang atas, agar yang bawah aman.

• Gunung kaian (Gunung Harus Ditutupi Kayu): Kawasan puncakan dan lereng gunung atas wajib menjadi hutan lindung dengan pohon kayu keras. Fungsinya vital: sebagai spons raksasa yang menyerap air hujan, mengisi akuifer, dan mencegah erosi masif.

• Gawir awian (Tebing Harus Ditutupi Bambu): Di lereng curam atau tebing (gawir), bambu adalah pahlawan. Akar serabutnya yang rapat membentuk biostruktur alami yang mengikat tanah, mencegah longsor lebih efektif daripada banyak teknik modern.

• Pasir talunan (Bukit dengan Agroforestri): Di bukit atau tegalan, diterapkan sistem talun (agroforestri). Campuran pohon keras, buah-buahan, dan tanaman semusim menciptakan ekosistem berlapis yang produktif sekaligus stabil, jauh lebih berkelanjutan daripada monokultur.

Tahap suksesi sistem kebun talun. Sumber FAO and IRR (1995) dalam Foresta et al, 2000.

2. Manajemen Sumber Daya Air (Hidrologi): Merawat Siklus Kehidupan

Air adalah urat nadi. Ki Sunda mengelola air dalam satu kesatuan sistem dari sumber hingga muara.

• Cinyusu rumateun (Mata Air harus dipedulikan): Mata air diperlakukan layaknya sumber kehidupan yang dirawat dengan zona perlindungan fisik dan vegetasi, menjaga kualitas dan kuantitas debitnya.

• Situ pulasaraeun (Danau harus dipelihara, dijaga): Danau (situ) berfungsi sebagai penampung dan penyeimbang (buffer). Ia menahan air saat hujan lebat untuk mencegah banjir, dan melepaskannya saat kemarau.

• Walungan rawateun (Sungai harus dirawat dan dijaga): Sempadan sungai dilindungi, pencemaran dicegah. Sungai bukan tempat sampah, tapi jalur kehidupan.

• Lebak caian & Legok balongan (Lembah dan Cekungan harus diairi dengan dibuat kolam, ini adalah Cadangan): Lembah (lebak) dibiarkan sebagai daerah resapan banjir alami, sementara cekungan (legok) dimanfaatkan sebagai embung atau balong (kolam) untuk budidaya dan penyimpanan air.

Sumber Mata air tujuan wisata Lubuak Soda pemandian alam daerah Tambangan - Sumatera Barat. Doc. pribadi

3. Zonasi Produksi dan Pemukiman: Tata Ruang yang Tertata

Zonasi bukan hal baru. Masyarakat Sunda membagi wilayah berdasarkan kesesuaian lahan.

• Sampalan kebonan (Padang Rumput Menjadi Kebun): Lahan kering tidak dibiarkan gundul, tapi diolah menjadi kebun campuran yang produktif.

• Dataran sawahan (Lahan Datar untuk Pangan): Daerah datar dengan irigasi baik dikhususkan untuk persawahan guna jaminan ketahanan pangan.

• Lembur uruseun (Kampung yang Terkelola): Pemukiman dirancang dengan mempertimbangkan sanitasi, drainase, dan arsitektur lokal yang harmonis dengan iklim.

Daerah datar di Cilampung hilir Tasikmalaya dimanfaatkan menjadi sawah. Doc. Pribadi

4. Perlindungan Kawasan Hilir dan Pesisir: Benteng Terakhir

Pesisir adalah benteng pertahana...

Read Entire Article