AS gelontorkan 45 juta dolar AS untuk stabilisasi Thailand, Kamboja

18 hours ago 3
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta (ANTARA) - Amerika Serikat (AS) akan menyediakan pendanaan dengan total 45 juta dolar AS (sekitar Rp758 miliar) yang akan digunakan di antaranya untuk mendukung stabilisasi pasca tercapainya gencatan senjata antara Thailand dan Kamboja.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Asisten Menteri Luar Negeri untuk Urusan Asia Timur dan Pasifik, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Michael George DeSombre dalam pengarahan pers virtual yang diikuti ANTARA dari Jakarta, Jumat.

“Saya dengan bangga mengumumkan bahwa kami akan menyediakan dana sebesar 15 juta dolar AS (Rp252 miliar) untuk stabilisasi perbatasan guna membantu pemulihan masyarakat serta mendukung para pengungsi,” kata DeSombre yang sedang berada di Bangkok terkait implementasi gencatan senjata.

Ia melanjutkan bahwa pendanaan lainnya senilai 10 juta dolar AS (Rp168 miliar) akan digunakan untuk operasi penjinakan ranjau dan pembersihan persenjataan yang belum meledak.

Sedangkan 20 juta dolar AS (Rp337,9 miliar) akan digunakan untuk berbagai inisiatif yang akan membantu kedua negara memerangi operasi penipuan dan perdagangan narkotika, beserta program terkait lainnya.

Pejabat Amerika Serikat itu menegaskan bahwa Amerika Serikat menaruh perhatian pada konflik perbatasan Thailand dan Kamboja dan menyambut baik perjanjian gencatan senjata antara kedua belah pihak yang telah disepakati pada 27 Desember lalu.

“Thailand dan Kamboja baru-baru ini menyepakati gencatan senjata setelah berminggu-minggu terjadi kembali pertempuran di wilayah perbatasan. Sebuah pencapaian yang disambut baik oleh Amerika Serikat, dengan pesan dukungan langsung dari Presiden Trump dan Menteri Luar Negeri Rubio,” ucap DeSombre.

Amerika Serikat, di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump, lanjutnya, telah terlibat secara langsung untuk memulihkan perdamaian pasca satu bulan eskalasi ketegangan di perbatasan Thailand dan Kamboja, yang menelan korban jiwa dan menyebabkan ribuan orang mengungsi.

Meski gencatan senjata telah tercapai, DeSombre menekankan bahwa Washington ingin terus mengawal implementasinya demi memajukan memajukan kepentingan bersama menuju kawasan Indo-Pasifik yang lebih kuat.

“Pemulihan perdamaian di perbatasan Thailand-Kamboja membuka peluang baru bagi Amerika Serikat untuk memperdalam kerja sama dengan kedua negara dalam mendorong stabilitas kawasan dan memajukan kepentingan kami menuju kawasan Indo-Pasifik yang lebih aman, lebih kuat, dan lebih sejahtera,” tambahnya.

Thailand dan Kamboja telah menghadapi sengketa perbatasan selama puluhan tahun yang meningkat menjadi konflik bersenjata pada Juli, ketika kedua negara itu saling menembakkan artileri dan melancarkan serangan udara.

Kedua pihak melaporkan adanya korban tewas, termasuk dari kalangan sipil. Pada Agustus, mereka mengumumkan gencatan senjata segera yang diikuti dengan kesepakatan untuk menghentikan konflik pada Desember.

Perdana Menteri Kamboja Hun Manet dan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul menandatangani Perjanjian Perdamaian Kuala Lumpur di Malaysia pada 26 Oktober untuk untuk mengakhiri ketegangan perbatasan dan konflik bersenjata.

Penandatanganan perjanjian yang berlangsung di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN itu, disaksikan oleh Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan Presiden AS Donald Trump.

Baca juga: Thailand: Kamboja tembakkan mortir, langgar gencatan senjata

Baca juga: AS sambut baik upaya Kamboja-Thailand laksanakan gencatan senjata

Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article